Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lagi Hamil tapi Ingin Tetap Berpuasa? Jangan Khawatir, Ini Beragam Nutrisi yang Bisa Dijadikan Asupan

📅 Kamis, 06 Mar 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Lagi Hamil tapi Ingin Tetap Berpuasa? Jangan Khawatir, Ini Beragam Nutrisi yang Bisa Dijadikan Asupan Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi ibu hamil.

JAKARTA - Lagi hamil, tetapi tetap ingin berpuasa? Jangan khawatir, yang terpenting tetap menjaga keseimbangan asupan nutrisi.

Dokter spesialis kandungan RSUD Cilincing, Jakarta Utara dr. Andrew Putranagara Sp.OG menekankan pada ibu hamil yang menjalani puasa harus tetap memprioritaskan nutrisi seimbang pada saat sahur dan berbuka.

Andrew menyarankan untuk memilih sumber karbohidrat yang kompleks seperti nasi merah, sumber protein dari tahu, telur rebus, ikan atau kacang-kacangan dan jangan lupa sayur-sayuran hijau.

“Karbohidrat kompleks buat ibu-ibu hamil ini untuk mempertahankan supaya nggak cepat lapar karena dia butuh proses yang lebih lama, misalnya sahur doyan oatmeal boleh aja sahur oatmeal dengan potongan pisang misalnya. Atau dengan kacang-kacangan,” katanya dalam webinar yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (6/3).

Ia juga mengatakan asupan multivitamin yang sudah diresepkan dokter kandungan juga bisa diminum untuk tambahan nutrisi selain dari makanan dengan gizi seimbang.

Andrew mengatakan selain sumber makanan, yang perlu diperhatikan juga adalah asupan cairan yang wajib minimal dua sampai tiga liter per hari untuk mencegah risiko dehidrasi pada ibu hamil dan produksi ASI yang menurun bagi ibu menyusui.

Ia juga menyarankan untuk menghindari konsumsi minuman berkafein seperti teh atau kopi yang bisa menyebabkan dehidrasi karena intensitas buang air kecil akan lebih sering.

Andrew mengatakan berpuasa saat hamil, tubuh juga akan mengalami penyesuaian terhadap asupan yang diterimanya sama pada kondisi tubuh saat tidak hamil. Namun pada ibu yang menyusui ada kondisi tubuh yang disebut lactation acidosis di mana tubuh menjadi lebih asam karena kurangnya karbohidrat kompleks sehingga tubuh akan menggunakan lemak.

Pada kondisi ini bisa lebih berisiko pada ibu menyusui yang bisa menyebabkan masalah kesehatan serius. Namun ia mengingatkan tidak semua pasien mengalami hal ini sehingga harus tetap dikonsultasikan pada dokter spesialis agar mengetahui kondisi tubuhnya jika ingin berpuasa.

“Kalau memang siap, berarti dia bisa menjalankan. Namun pada saat menjalankannya, tiba-tiba ibu hamil atau ibu menyusui ada tanda-tanda yang tidak enak di dalam tubuhnya memang seharusnya harus dikonsultasikan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.