Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guru Besar UI Kembangkan Teknologi Rekayasa Penginderaan Jauh

📅 Rabu, 05 Mar 2025, 16:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guru Besar UI Kembangkan Teknologi Rekayasa Penginderaan Jauh Doc: ANTARA
Ket. Guru Besar Tetap dalam bidang Rekayasa Teknologi Penginderaan Jauh Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) Prof. Dr. Ir. Dodi Sudiana, M.Eng.

Depok, 05/3 (ANTARA) - Guru Besar Tetap Rekayasa Teknologi Penginderaan Jauh Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) Prof Dodi Sudiana mengembangkan teknologi rekayasa penginderaan jauh sebagai pilar transformasi Indonesia.

Prof Dodi di Kampus UI Depok, Rabu, mengatakan peran strategis teknologi penginderaan jauh dalam mendukung kemandirian Indonesia pada era digital dan menyoroti bagaimana teknologi ini telah menjadi tulang punggung bagi berbagai sektor, mulai dari pemantauan lingkungan, perencanaan kota, pertanian presisi, hingga mitigasi bencana.

Dengan kombinasi antara data satelit, kecerdasan buatan (AI), dan analitik Big Data, kata dia, teknologi penginderaan jauh dapat menjadi fondasi utama transformasi digital nasional.

“Ke depan kemandirian dalam teknologi Big Data dan AI berbasis penginderaan jauh sangat penting untuk meningkatkan daya saing bangsa serta mendukung kebijakan strategis nasional, termasuk dalam ketahanan pangan, mitigasi bencana, dan pengelolaan sumber daya alam,” ujar Prof Dodi

Lebih lanjut ia menyoroti relevansi teknologi penginderaan jauh dengan AstaCita Presiden Prabowo, khususnya dalam mendukung kemandirian ekonomi, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat infrastruktur berbasis data geospasial.

Prof Dodi menekankan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan industri, menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem penginderaan jauh yang berdaulat dan inovatif.

Kontribusi Prof Dodi dalam berbagai penelitian strategis menunjukkan keahlian di bidang penginderaan jauh dan kecerdasan buatan, termasuk pemetaan kawasan pertanian/lahan sawah dengan akurasi tinggi, pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan, deteksi penyempitan hutan mangrove, penurunan tanah berbasis Synthetic Aperture Radar (SAR) Interferometry (InSAR), dan deteksi banjir kawasan urban menggunakan data SAR.

Ia juga memimpin pusat riset interdisiplin Artificial Intelligence and Data Engineering Research Center (AIDE-RC) FTUI yang salah satu klasternya meneliti pengembangan sistem klasifikasi bencana berbasis AI serta teknologi radar untuk pemetaan wilayah pesisir.

Prof Dodi menyampaikan pidato pengukuhan guru besarnya berjudul “Teknologi Rekayasa Penginderaan Jauh: Pilar Transformasi Indonesia menuju Kemandirian Big Data dan AI”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.