Warga Berburu Uang Baru, Layanan Penukaran via Aplikasi Pintar dari BI Laris Manis
📅 Selasa, 04 Mar 2025, 14:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ Muhammad Heriyanto
JAKARTA – Penukaran uang Lebaran adalah tradisi tahunan di mana masyarakat menukar uang pecahan besar dengan pecahan kecil untuk dibagikan sebagai THR (Tunjangan Hari Raya) kepada keluarga, terutama anak-anak, saat perayaan Idul Fitri.
Masyarakat terpantau antusias melakukan penukaran uang rupiah melalui website pintar.bi.go.id yang disediakan oleh Bank Indonesia (BI), dalam rangka menyambut momentum bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Melalui website itu, masyarakat bisa menentukan jumlah nominal uang yang akan ditukarkan, serta memilih lokasi dan waktu penukaran.
Berdasarkan pantauan di Posko Penukaran Uang Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (4/3), terdapat sekitar 300 orang yang mengantre untuk melakukan penukaran uang yang terbagi dalam empat sesi mulai pukul 10.00 WIB sampai 14.00 WIB.
Masyarakat yang mengantre itu, sebelumnya berhasil melakukan pendaftaran penukaran uang melalui website pintar.bi.go.id.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu penukar, Ahmad Ghozaki (45) mengatakan akan menggunakan uang tunai hasil penukaran untuk operasional saat nanti Lebaran, seperti berbagi kepada keponakan ataupun untuk belanja agar lebih simpel.
Dia menjelaskan, sebelumnya telah melakukan pendaftaran di website pintar.bi.go.id pada 3 Maret 2025 dan memilih lokasi penukaran di Masjid Al-Azhar pada sesi pukul 10.00-11.00 WIB.
“Menurut saya sih susah juga, karena saya harus cuti kerja. Rumah saya kebetulan juga jauh dari Depok. Jadi, menurut saya agak cukup susah juga, karena harus meluangkan waktu untuk benar-benar datang dan menukarkan uang,” keluh Ghozaki.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia melakukan penukaran uang sebesar Rp2,7 juta, dengan rincian lembaran Rp20.000 sebanyak 25 lembar, Rp10.000 sebanyak 100 lembar, Rp5.000 sebanyak 200 lembar, dan Rp2.000 sebanyak 100 lembar.
Dia memberikan masukan agar kuota pendaftaran dan lokasi penukaran uang melalui BI lebih diperbanyak lagi, khususnya untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
“Perbanyak lagi lokasi tempat penukarannya. Supaya aksesnya mudah diakses oleh masyarakat. Kalau ini kan, satu Jakarta terbatas (hanya) enam tempat doang ya,” ujar Ghozaki.
Dalam kesempatan sama, Khoiriyah (32) seorang pekerja swasta, mengatakan tujuan melakukan penukaran uang sebesar Rp3,7 juta untuk keperluan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para keponakan saat Lebaran nanti.
“Kita harus cepat-cepat pas daftar online karena kuotanya mungkin dibatasi ya. Harus cepat-cepatan lah supaya cepat dapat, karena cepat abis kuotanya, daftarnya harus cepat-cepat gitu,” ujar Khoriyah.
Sebagai informasi, batas maksimal penukaran uang melalui website pintar.bi.go.id ini yaitu sebanyak Rp4,3 juta, dengan rincian Rp50.000 sebanyak 30 lembar, Rp20.000 sebanyak 25 lembar, Rp10.000 sebanyak 100 lembar, Rp5.000 sebanyak 200 lembar, dan Rp2.000 sebanyak 100 lembar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!