Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Distankan Rejang Lebong Temukan 15 Ekor Sapi Terjangkit Virus Jembrana

📅 Senin, 03 Mar 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Distankan Rejang Lebong Temukan 15 Ekor Sapi Terjangkit Virus Jembrana Doc: Antara

Rejang Lebong - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menemukan 15 ekor ternak sapi bali di daerah itu terjangkit virus Jembrana.

1741016505_7b3bc2ad74e79493a9ca.jpg

"Berdasarkan data yang kita terima sampai dengan tanggal 1 Maret 2025, ada 15 ternak jenis sapi bali yang terjangkit virus jembrana," kata Kabid Peternakan Distankan Rejang Lebong Wenny Haryanti saat dihubungi di Rejang Lebong, Senin.

Dia menjelaskan ternak sapi bali yang terserang virus jembrana tersebut semuanya ditemukan di Desa Cawang Lama, Kecamatan Selupu Rejang. Ternak sapi bali yang terkena jembrana itu sendiri oleh pemiliknya langsung dijual kepada pengusaha daging di daerah itu dengan harga di bawah pasaran.

"Ternak sapi ini oleh pemiliknya langsung dijual untuk dipotong, karena untuk daging sapi yang terkena virus jembrana ini aman untuk dikonsumsi," terangnya.

Untuk mencegah meluasnya penyebaran virus jembrana di wilayah itu Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan upaya penyuluhan serta memberikan bantuan disinfektan kepada para pemilik ternak.

Disinfektan yang dibagikan kepada peternak itu  untuk penyemprotan kandang-kandang guna mencegah penyebaran virus yang hanya menyerang ternak mereka, serta upaya pengobatan terhadap ternak yang dinyatakan positif mengidap jembrana.

Sementara itu untuk program pemberian vaksin jembrana, menurut dia, saat ini belum bisa dilaksanakan karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Distankan Rejang Lebong, dan berharap akan ada bantuan dari Pemprov Bengkulu maupun Kementerian Pertanian.

Dia mengimbau kalangan peternak sapi bali di Kabupaten Rejang Lebong untuk dapat membeli obat-obatan dan vaksin virus jembrana secara swadaya serta berkoordinasi terlebih dahulu, agar obat yang dibeli tidak salah.

"Kepada pengusaha peternakan yang akan memasukkan ternak ke Rejang Lebong agar dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan atau SKKH dari daerah asal, kemudian memastikan kesehatannya sehingga nantinya tidak menularkan penyakit dengan ternak lain," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan
    Preview komentar:
    Apakah layanan WhatsApp Bank Neo 24 jam? Ya, Layanan ...
  • Rumput Laut & Agar-agar RI Masuk AS Bebas Tarif Tambahan 10%
    Preview komentar:
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
  • Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Penyaluran Bantuan Sumur Bo...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.