Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakarta Gelar Pasar Murah Besar-besaran

📅 Senin, 24 Feb 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jakarta Gelar Pasar Murah Besar-besaran Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno meninjau ketersediaan stok beras di gudang Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (22/2).

JAKARTA - Untuk memastikan kestabilan harga dan stok pangan menjelang Ramadan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyelenggarakan pasar murah besar-besaran dengan menyasar 193 titik sebagai lokasi operasi pasar. “Jadwal operasi pasar Jakarta sudah ada untuk sebanyak 193 titik,” jelas Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno, Sabtu.

Meskipun kegiatan bertajuk ‘Operasi Pasar Besar-besaran’ mulai dilakukan dalam skala nasional mukai Senin (24/2), Rano menyebut Pemprov Jakarta sudah membuat perencanaan operasi pasar sebelum Kementerian Pertanian mengumumkan program tersebut, Rabu (19/2). “Ini bukan karena pemerintah pusat melakukan. Kita sudah punya rencana itu. Jadi, kalaupun pemerintah pusat juga melakukan, itu kan semakin meriahlah artinya,” ungkap Rano.

Sebelumnya, selain operasi pasar, Pemprov Jakarta juga mulai menggelar bazar murah pangan di Balai Kota setempat pada jari Senin (24/2) sebagai satu bentuk intervensi pemerintah terhadap ketersediaan stok pangan dan pengendalian inflasi. “Kita akan awali Senin di Balai Kota karena sudah dekat Ramadan.

Hingga kini, tingkat inflasi Jakarta berada di angka 0,14 persen atau di bawah inflasi nasional. Ini untuk periode Januari. Sedangkan inflasi nasional Januari sebesar 0.75 persen. Menurut Rano, pasar, murah adalah satu bentuk intervensi pemerintah terhadap ketersediaan stok pangan dan pengendalian inflasi.

Lebih lanjut, menurutnya, kenaikan permintaan pangan menjelang Ramadan memang selalu terjadi dan itu normal. Namun demikian, wagub sudah memastikan ketersediaan pangan untuk Jakarta aman menjelang Ramadan.

“Saya tidak mengatakan stok pangan ‘over supply’ atau lebih, tapi semuanya terkontrol,” jelasnya. Dia memberi contoh stok beras kira-kira ada 58 ribu ton. Kemudian dari Food Station (Pasar Induk Beras Cipinang) ada 11 ribu ton. Kalau dijumlah ini kira-kira hampir ada 68-70 ribu ton. Sedangkan kebutuhan Jakarta berkisar, per hari dua ribu ton.

Kemudian, stok gula pasir 435 ton, minyak goreng 47 ribu liter, daging sapi 545 ton, cabai merah keriting hampir 28 ton dan cabai merah sebanyak tujuh ton. “Jadi, syukurlah teman-teman, kebutuhan pangan Jakarta, terkontrol,” kata Rano.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.