Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Candi Panataran, Tempat Pemujaan untuk Meredam Amarah Gunung Kelud

📅 Sabtu, 22 Feb 2025, 06:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

Apalagi Girindra juga adalah nama salah satu wangsa yang diturunkan oleh Ken Arok selain wangsa Rajasa dan wangsa Wardhana. Sedangkan Hyang Acalapati adalah salah satu perwujudan dari Dewa Siwa, serupa dengan peneladanan sifat-sifat Bathara Siwa yang konon dijalankan Ken Arok.

Kompleks candi Palah mendapat perhatian kembali ketika Kertanegara berkuasa. Pada 1286 penguasa terakhir Singhasari itu mendirikan bangunan Candi Naga ti tempat itu. Dindingkan dihiasi dengan relief naga yang disangga sembilan orang sebagai lambang surya sengkala ”Naga muluk sinangga jalma” atau tahun 1208 Saka.

Pada masa pemerintahan Jayanegara, raja kedua Majapahit, candi Penataran mulai mendapat perhatian kembali, kemudian dilanjutkan pada masa Tribuana Tunggadewi dan Hayam Wuruk. Pemujaan terhadap Dewa Palah semakin kental diwarnai pemujaan kepada Dewa Gunung atau Syiwa.

Candi Penataran diresmikan sebagai candi negara dengan status dharma lepas. Sesuai angka tahun yang dipahatkan di dinding kolam yaitu tahun 1337 Saka atau tahun 1415 Masehi merupakan angka tahun termuda di antara angka-angka tahun yang terdapat di kompleks candi Penataran tersebut. Waktu itu Majapahit di dalam masa pemerintahan Wikramawardhana.

1740152996_b9c6f82cce2c12d2d8a3.jpg

Foto: Istimewa

Menurut kronik berbahasa Sunda yang berasal dari abad ke-15 mengenai kisah perjalanan Bujangga Manik, seorang bangsawan Kerajaan Sunda, menyebutkan bahwa “Rabut Palah” masih merupakan tempat belajar agama dan tujuan ziarah yang ramai. Dalam naskah itu sang tokoh mengaku tinggal di sana selama setahun dan kemudian terpaksa pergi karena para peziarah “lebih mementingkan hal duniawi.”

Candi Penataran pertama kali dilaporkan keberadaannya oleh catatan Inggris pada tahun 1815, tetapi sampai tahun 1850 belum banyak dikenal. Penemunya adalah Sir Thomas Stamford Raffles (1781-1826), gubernur jenderal pemerintah kolonial Inggris yang pernah berkuasa di Nusantara.

Seiring berjalannya waktu, kompleks candi Penataran yang sempat terabaikan mulai mendapatkan perhatian dari pemerintah dan kemudian dipugar. Pada zaman Belanda tepatnya tahun 1971 P.J Perquin dalam laporannya menguraikan tentang perbaikan halaman candi, batur Pendopo Teras, Candi Naga dan Candi Hindu

Candi Panataran yang kini dikenal sebagai candi berlatar belakang Hindu (Siwaistis) yang terletak Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Candi termegah dan terluas di Jawa Timur ini terletak di lereng barat daya Gunung Kelud, sebelah utara Kota Blitar, pada ketinggian 450 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Candi Panataran yang posisinya membujur barat laut ke tenggara, yang menjadi tempat bagi matahari terbenam di Pulau Jawa. Kompleks bangunannya menempati areal tanah seluas 12.946 meter persegi berjajar membujur dari barat laut ke timur dan tenggara

Saat memasuki, pengunjung akan disambut oleh oleh dua arca dwarapala berkepala besar.Dari sini kemudian menaiki tujuh anak tangga menuju jalan panjang menuju candi utama. Sepanjang jalan ini terdapat berbagai bangunan candi yang kebanyakan sudah tidak lengkap.

Di belakang candi utama di sisi timur terdapat sungai yang berhulu di gunung Kelud. Kompleks candi ini disusun dalam pola linear, beberapa candi perwara dan balai pendopo terletak di depan candi utama. Tata letak ini berbeda dengan candi pada langgam Jawa Tengah, misalnya Candi Sewu, yang disusun dalam pola mandala konsentrik dengan candi utama terletak di tengah halaman candi dikelilingi barisan candi perwara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.