Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wapres Ajak Sentra Telur Blitar Berinovasi dan Digitalisasi

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Ajak Sentra Telur Blitar Berinovasi dan Digitalisasi Doc: Antara
Ket. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) di sela kunjungannya ke peternakan petelur modern yang dikelola oleh PT. Sumber Kelapa Bekcy Farm, di Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (18/6).

Blitar - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong agar peternakan rakyat dan swasta terus memperkuat kapasitasnya dengan inovasi, bisa melalui adopsi teknologi, peningkatan manajemen produksi, serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan vokasi dan riset.

"Penguatan hilirisasi dan efisiensi produksi diyakini menjadi kunci dalam menjadikan Indonesia tidak hanya swasembada, tetapi juga berdaya saing dalam industri pangan global," katanya di sela kunjungannya ke peternakan petelur modern yang dikelola oleh PT Sumber Kelapa Bekcy Farm, di Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (18/6).

Kunjungan ke lokasi peternakan telur ini bagian dari kunjungan kerjanya ke Blitar yang dilakukan selama dua hari, yakni Selasa-Rabu (17-18/6).

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari agenda kerja Wapres dalam mendukung Blitar sebagai salah satu kontributor terbesar telur ayam konsumsi nasional, yang juga relevan dengan visi besar pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam penguatan ketahanan pangan nasional melalui modernisasi sektor peternakan rakyat.

Dalam kunjungan ini, Wapres meninjau langsung proses budi daya ayam, pengepulan telur, sistem pakan otomatis, serta fasilitas penyimpanan hasil panen.

Prosedur biosekuriti juga diterapkan secara ketat di lokasi, termasuk penggunaan jas antiseptik dan sepatu boot untuk menjaga standar kebersihan dan kesehatan kandang.

Peternakan yang dibangun sejak tahun 2019 dan mulai beroperasi pada tahun 2020 ini memiliki luas bangunan mencapai 1 hektare. Adapun populasi ayam petelur yang dipelihara sekitar 50.000 ekor ayam yang ditempatkan dalam tiga kandang berukuran masing-masing 10 x 100 meter.

Hasil produksi telur dari peternakan ini mencapai rata-rata 2,5 ton per kandang setiap harinya, dengan distribusi utama ke wilayah DKI Jakarta.

Untuk aktivitas pengepulan telur dilakukan secara rutin antara pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB setiap harinya.

Blitar selama ini juga dikenal luas sebagai sentra unggas nasional, khususnya dalam produksi telur ayam konsumsi. Dengan populasi lebih dari 20 juta ekor ayam petelur, Blitar menyumbang sekitar 70 persen pasokan telur di Jawa Timur dan 30 persen kebutuhan telur konsumsi secara nasional.

Selain ayam petelur, Blitar juga mencatatkan produksi unggas lain seperti itik dan puyuh dalam jumlah besar.

Blitar yang merupakan salah satu lumbung telur nasional diharapkan mampu mengambil peran lebih strategis dalam peta ketahanan pangan Indonesia, tidak hanya sebagai pemasok utama, tetapi juga sebagai pusat inovasi dan digitalisasi peternakan unggas modern yang berakar di desa-desa.

Dalam kunjungannya ini, turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Paranwansa, Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah dan sejumlah pejabat lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.