Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Konsumen Asia Tenggara Inginkan Produk dari Negara Tetangga

📅 Jumat, 21 Feb 2025, 10:40 WIB | Oleh:

Mohammad Buchari, pemilik Jakarta Coffee House, yang bergerak di industri F&B dengan fokus pada kedai kopi serta distribusi biji kopi lokal ke Malaysia, juga menyoroti besarnya potensi pasar di Asia Tenggara. Ia menceritakan bahwa saat pertama kali melakukan ekspor ke Malaysia, pembeli justru datang sendiri ke kedainya dan menawarkan kerja sama.

“Hal ini menjadi bukti bahwa produk kopi arabika lokal Indonesia memiliki daya tarik yang kuat di pasar internasional. Dengan sumber daya alam yang melimpah, menurutnya, peluang ekspor sangat besar dan seharusnya dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha,” ucapnya.

Fashion & Accessories: Kategori Produk Paling Diminati di Asia Tenggara

Kategori produk Fashion & Accessories mendominasi preferensi belanja konsumen di Asia Tenggara dengan tingkat minat sebesar 68 persen. Diikuti oleh produk Makanan & Minuman (F&B) sebesar 47 persen, dan Produk Kesehatan & Kecantikan sebesar 46 persen. Angka ini menunjukkan bahwa kategori tersebut menawarkan peluang besar bagi UMKM Indonesia untuk memperluas pasar ekspor mereka.


Keunikan dan Kualitas: Faktor Penentu Pembelian Konsumen Asia Tenggara

Sebanyak 39 persen konsumen Asia Tenggara menyatakan bahwa mereka membeli produk dari negara tetangga karena keunikan barang yang tidak tersedia di negara asal mereka. Selain itu, 34 persen konsumen memprioritaskan kualitas craftsmanship yang tinggi, sementara nilai budaya dan estetika, seperti produk berbasis budaya (31 persen), eco-friendly (34 persen), dan desain ala Korea atau Jepang (29 persen), juga menjadi faktor menarik. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi dan diferensiasi produk bagi UMKM agar dapat bersaing di pasar Asia Tenggara.

Marketplace dan Media Sosial: Saluran Utama Konsumen Asia Tenggara untuk Belanja Online

Sebanyak 82 persen konsumen Asia Tenggara membeli barang melalui marketplace. Namun, adanya tantangan terkait peraturan komisi di marketplace menjadi tantangan bagi UMKM. Sebagai alternatif, sebanyak 51 persen konsumen berbelanja melalui platform media sosial, sementara 39 persen lainnya memilih website resmi merek untuk berbelanja. Strategi ini memberikan peluang bagi UMKM untuk meningkatkan independensi dalam berjualan dan membangun hubungan langsung dengan konsumen.


Strategi Supply Chain: Direct-to-Customer untuk Efisiensi Ekspor

UMKM Indonesia memiliki tiga opsi model supply chain untuk mengirimkan barang ke luar negeri, yaitu Source + Production + Local FulfillmentBulk Shipping + Local Fulfillment, dan Direct-to-Consumer (DTC). Dari ketiga model tersebut, Direct-to-Customer menjadi solusi ideal bagi UMKM yang ingin mengekspor produk dengan risiko rendah dan biaya lebih terjangkau, karena pengiriman dilakukan langsung ke konsumen tanpa perlu menyimpan stok di negara tujuan.

Awan dari Beauty of Angel Store, yang menjual produk suplemen dan bodycare hingga ke Malaysia, juga berbagi pengalamannya Dengan layanan Ninja Cross Border, pihaknya dapat menjangkau lebih banyak konsumen di luar negeri dengan sistem pengiriman yang memastikan paket langsung sampai ke tangan pelanggan dan juga pilihan pembayaran Cash-On-Delivery. UMKM ini berharap ke depannya Ninja Cross Border terus meningkatkan layanan dan fasilitasnya seperti penggunaan warehouse.

“Kami percaya bahwa setiap UMKM di Indonesia memiliki potensi untuk sukses di pasar internasional. Dengan layanan dan dukungan dari Ninja Cross Border, kami harap dapat memberdayakan lebih banyak pelaku usaha dalam negeri untuk menembus batas dan menjangkau konsumen di luar Indonesia, khususnya kawasan Asia Tenggara,” pungkas Andi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.