Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Depok Gunakan SIPD Penuh

📅 Selasa, 18 Feb 2025, 04:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Depok Gunakan SIPD Penuh Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Tugu Selamat Datang Depok.

DEPOK – Selama ini penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk Kota Depok hanya sebatas proses perencanaan dan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, kini Pemkot Depok sudah sepenuhnya menggunakan SIP.

“Tahun ini, kami memiliki tekat sama untuk menggunakan aplikasi SIPD secara penuh,” jelas Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Depok, Wahid Suryono, Senin (17/2). Penggunaan sepenuhnya dimulai dari proses perencanaan, penganggaran, penatausahaan sampai dengan ke akuntansi dan pelaporan dalam satu sistem.

Wahdi menjelaskan, penggunaan aplikasi SIPD di lingkungan Pemkot Depok sudah dimulai sejak tahun 2021. Namun, selama ini sebatas proses perencanaan dan penyusunan APBD.

Wahid menyebut, Sekretaris Perangkat Daerah selain menjadi kuasa pengguna anggaran juga mempunyai tugas melaksanakan fungsi koordinasi perencanaan, evaluasi, serta pengelolaan keuangan daerah.

Dengan begitu, diharapkan mereka dapat meningkatkan pemahaman dan sebagai motor penggerak pengelolaan keuangan di perangkat daerah masing-masing. Ini termasuk juga para lurah yang sudah harus memahami pengelolaan keuangan dalam kegiatan.

Lurah sudah menandatangani Surat Perintah Membayar (SPM) pengajuan Tambah Uang (TU) dan pengajuan Langsung (LS) yang sebelumnya di tandatangani oleh pengguna anggaran.

Dijelaskan, penggunaan aplikasi SIPD, akan jauh lebih baik, efisien, dan efektif dari aplikasi yang berbeda-beda. Ini tujuan akhirnya diraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), tetap dapat dipertahankan. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Daerah
CFD Jadi Mesin Penggerak Ek...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Daerah
Sepertiga Warga RT Harus Me...

Kapal Pesiar Swasta Dipakai Kemhan Gratis, Begini Faktanya

35 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...
Daerah
Korban Gempa M7,7 NTT Capai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

36 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.