Pemkot Kendari Memberikan Layanan Kesehatan untuk Korban Kebakaran di Puuwatu
📅 Minggu, 16 Feb 2025, 20:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
KENDARI– Pemerintah Kota (Kota) Kendari menyediakan sejumlah layanan kesehatan untuk para korban kebakaran rumah di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Parinringi, saat ditemui di Kendari, Sabtu (15/2), mengatakan bahwa pihaknya telah mengarahkan Puskesmas Puuwatu untuk berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Tenggara untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para korban kebakaran di kawasan tersebut.
"Pemeriksaan kesehatan kepada para korban telah dilakukan oleh tim medis," kata Parinringi.
Dia menyebutkan bahwa pihaknya juga berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra untuk terus melakukan upaya dalam memenuhi kebutuhan para korban, termasuk dengan layanan kesehatan mereka.
"Jadi, untuk tujuh hari ke depan yang disediakan itu mulai dari layanan kesehatan, dapur umum, air bersih, tenda pengungsian, WC portable, dan beberapa kebutuhan lainnya untuk warga yang terdampak bencana," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Parinringi menjelaskan bahwa dalam memenuhi kebutuhan pokok para korban, pihaknya juga telah mendistribusikan bantuan berupa beras, mi instan, telur, makanan anak-anak, dan air bersih.
"Saat ini, untuk ketersediaan stok kebutuhan hari-hari masyarakat yang terkena bencana masih sangat longgar untuk lima hari ke depan," jelas Parinringi.
Dia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Kendari yang ingin melakukan donasi untuk warga korban kebakaran, baik itu bantuan sembako, pakaian layak pakai, dan air bersih.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya diberitakan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari menurunkan sebanyak 30 personel untuk memadamkan api yang melalap sebanyak 26 kopel atau 52 unit rumah warga di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Damkar Kendari Junaidin Umar mengatakan bahwa laporan masuk kejadian kebakaran itu sekitar pukul 19.43 WITA dari warga setempat yang menginformasikan telah terjadi kebakaran di sekitar tempat pembuangan sampah.
"Langsung kami turunkan 30 personel untuk tangani laporan kebakaran itu," katanya.
Dia menyebutkan bahwa dalam penanganan kebakaran rumah warga itu, pihaknya juga menurunkan sejumlah armada, mulai dari mobil pompa air, ambulans, hingga mobil penyelamat.
"Delapan armada mobil kebakaran kami turunkan, yaitu enam unit mobil pompa air, satu unit ambulan, dan satu unit mobil penyelamat," ujarnya.
Junaidin Umar mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari warga, kebakaran yang terjadi tersebut diduga akibat arus pendek listrik dan kompor gas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!