Damkar kerahkan 30 personel padamkan kebakaran 26 rumah di Kendari
📅 Jumat, 14 Feb 2025, 22:32 WIB | Oleh: Arif
Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Kendari, 14/2 - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari mengerahkan sebanyak 30 personel untuk memadamkan kebakaran 26 kopel rumah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Damkar Kendari Junaidin Umar saat ditemui di Kendari, Jumat malam, mengatakan bahwa laporan masuk kejadian kebakaran itu sekitar pukul 19.43 WITA dari warga setempat yang menginformasikan telah terjadi kebakaran di sekitar tempat pembuangan sampah.
"Langsung kami turunkan 30 personel untuk tangani laporan kebakaran itu," katanya.
Ia menyebutkan bahwa dalam penanganan kebakaran rumah warga itu pihaknya juga menurunkan sejumlah armada, mulai dari mobil pompa air, ambulans, hingga mobil penyelamat.
"Delapan armada mobil kebakaran kami turunkan, yaitu enam unit mobil pompa air, satu unit ambulan, dan satu unit mobil rescue (penyelamat)," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Junaidin Umar mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari warga, kebakaran yang terjadi tersebut diduga akibat arus listrik dan kompor gas.
"Dari laporan yang kami terima ada salah satu rumah warga penyebab kebakaran ini apakah arus pendek atau kompor," ucap Junaidin.
Ia menjelaskan bahwa akibat peristiwa kebakaran tersebut, setidaknya terdapat sebanyak 52 kepala keluarga (KK) yang kehilangan rumah dan harta benda lainnya. Namun syukurnya, kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Untuk jumlah warga yang terdampak pada kebakaran ini masih dalam pendataan," jelasnya.
Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi kejadian, kebakaran yang cukup besar itu melahap puluhan rumah sehingga menyebabkan kobaran api yang cukup tinggi. Masyarakat yang berada di lokasi kejadian juga ramai-ramai menyaksikan peristiwa tersebut.
Terlihat juga puluhan personel Dinas Pemadam Kebakaran yang dibantu dengan puluhan komunitas tandon yang terus berusaha untuk memadamkan api yang melahap rumah warga tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!