Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cybercrime Mengintai, Bank Harus Selangkah Lebih Maju dari Pelaku Kejahatan Siber

📅 Kamis, 13 Feb 2025, 00:00 WIB | Oleh:
Cybercrime Mengintai, Bank Harus Selangkah Lebih Maju dari Pelaku Kejahatan Siber Doc: antara
Ket. Perbankan Harus Prioritaskan Keamanan Siber

JAKARTA – Perbankan harus menjadikan keamanan siber sebagai prioritas utama mengingat sektor ini menjadi target utama bagi penjahat dunia maya yang ingin mencuri data, uang, atau mengganggu sistem keuangan.

Keamanan siber dalam perbankan bukan sekadar pilihan, tetapi keharusan untuk menjaga data, uang, kepercayaan nasabah, dan kepatuhan terhadap hukum. Dengan meningkatnya ancaman siber, bank harus terus berinovasi dalam sistem keamanan agar tetap selangkah lebih maju dari para penjahat dunia maya.

Pengamat ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara, Gunawan Benjamin memperingatkan keamanan siber harus menjadi prioritas manajemen tertinggi di perbankan. "Kejahatan di dunia siber pada prinsipnya sulit untuk dihapuskan. Akan selalu ada model kejahatan-kejahatan serupa di masanya," ujar Gunawan di Medan, Rabu (12/2).

Dia mengatakan, sebaik apapun sistem yang dimiliki oleh perbankan, tetap ada saja upaya untuk membobol sistem tersebut. Lebih lanjut, Menurut Gunawan, ini adalah salah satu model kejahatan modern di era teknologi yang berkembang pesat pada era saat ini.

"Yang menjadi sasaran utama adalah perbankan yang menjadi industri vital dalam perekonomian di sebuah negara," tuturnya.

Walaupun menurutnya, sejauh ini belum tersiar kabar telah terjadi peretasan. Tapi sebaiknya perbankan tetap berupaya untuk menjadikan keamanan siber sebagai prioritas manajemen tertinggi di perbankan. Sebab, kata dia, dunia perbankan pernah mengalami serangan kejahatan siber di tahun 2022, tapi, semuanya masih dalam kondisi yang aman dan terkendali.

"Karena ancaman dari Bjorka untuk saat ini, saya pikir tidak perlu direspon terlalu berlebihan. Nasabah maupun masyarakat tidak perlu panik berhadapan dengan ancaman tersebut," ucapnya.

Walaupun, bukan berarti tidak melakukan apa-apa saat menghadapi ancaman tersebut. Karena pada dasarnya Bjorka sendiri juga sudah pernah melakukan peretasan sebelumnya. "Terlebih jika serangan ditujukan pada industri perbankan yang menjadi jantungnya ekonomi," kata dia.

Karenanya, Gunawan menilai perlunya membangun kepercayaan masyarakat, nasabah, hingga investor bahwa pihak perbankan selalu siap berhadapan dengan segala bentuk ancaman yang mengganggu stabilitas perekonomian.

Praktik “Scam”

Salah satu kejahatan siber di sektor perbankan adalah praktik scam. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total dana kerugian masyarakat yang menjadi korban scam yang dilaporkan kepada Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencapai 700,2 miliar rupiah sejak periode 22 November 2024 hingga 9 Februari 2025. Dari jumlah tersebut, OJK telah memblokir sebesar 106,8 miliar rupiah.

Praktik scam di perbankan adalah berbagai bentuk penipuan yang dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mencuri data, uang, atau informasi pribadi nasabah. Beberapa jenis scam yang umum terjadi di dunia perbankan meliputi phishing, skimming, social engineering, SIM swap fraud, carding, fake investment scam, CEO Fraud/ business email compromise (BEC), dan money mule scam.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK,Frederica Widyasari Dewi di Jakarta, Selasa (11/2), menyatakan sejak awal beroperasi hingga 9 Februari 2025, IASC menerima total sebanyak 42.257 laporan, dengan laporan yang sudah diverifikasi sebanyak 40.936 laporan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.