Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Hukum Filipina Minta Wapres Duterte Dituntut Secara Pidana

📅 Kamis, 13 Feb 2025, 02:20 WIB | Oleh:
Badan Hukum Filipina Minta Wapres Duterte Dituntut Secara Pidana Doc: AFP/JAM STA ROSA
Ket. Wapres Filipina, Sara Duterte

MANILA – Biro Investigasi Nasional Filipina (NBI) telah merekomendasikan pengajuan tuntutan pidana terhadap Wakil Presiden Sara Duterte atas dugaan ancaman pembunuhan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr dan pihak lainnya, kata kepala lembaga tersebut, Rabu (12/2).

"Kami akhirnya merekomendasikan pengajuan tuntutan hasutan untuk melakukan pengkhianatan dan ancaman berat terhadap wakil presiden," kata direktur NBI, Jaime Santiago, dalam sesi wawancara di stasiun radio DZBB.

Santiago mengatakan rekomendasi tersebut telah diserahkan kepada Kementerian Kehakiman, yang kemudian akan memutuskan apakah akan melakukan penyelidikan pendahuluan.

Dalam komentar singkat yang dikirim melalui humas, Wapres Duterte mengatakan rekomendasi NBI tersebut seperti apa yang diharapkan.

Kasus ini bermula dari pernyataan Duterte pada November bahwa ia telah berbicara dengan seorang pembunuh bayaran dan memerintahkannya untuk membunuh Marcos, istrinya, dan sepupu Marcos yang jadi ketua DPR Filipina, jika ia dibunuh. Ia membantah telah mengancam mereka dan menegaskan kembali pekan lalu bahwa ia tidak pernah membuat ancaman seperti itu.

Sara Duterte telah terlibat dalam pertikaian yang berlangsung lama dengan Marcos Jr, mantan sekutunya. Ia menghadapi tuntutan pemakzulan terpisah atas ancaman yang ia buat dan atas dugaan penyalahgunaan dana publik saat ia menjabat sebagai wakil presiden dan menteri pendidikan. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.