BPBD Malang: Jalur akses menuju Bromo terputus akibat longsor
📅 Senin, 10 Feb 2025, 16:40 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Malang
Malang, Jawa Timur -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur, menyatakan kejadian tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, berdampak pada putusnya jalur akses menuju Gunung Bromo via Kabupaten Malang, Senin.
"Untuk kejadian longsor menutup akses jalan menuju Desa Ngadas atau jalur ke Bromo, kemudian menutup jalan utama ke arah Gubuklakah, dan akses jalan utama yang mengarah ke Dusun Jarak Ijo," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Malang, Senin.
Sadono menjelaskan peristiwa tanah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 11.06 WIB. Kejadian itu disebabkan hujan deras yang melanda wilayah setempat sejak Senin dini hari, pukul 02.30 WIB.
Tak hanya tanah longsor, pohon setinggi 13 meter yang berada di jalur tersebut ikut roboh sehingga turut menutup ruas jalan menuju Gunung Bromo.
"Pohon tumbang di wilayah Poncokusumo, tepatnya di Desa Gubugklakah dan Desa Ngadas, sehingga menutup total akses jalan menuju Desa Ngadas atau Jalur Bromo," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kendati demikian BPBD Kabupaten Malang memastikan tanah longsor di jalur akses menuju Gunung Bromo tidak sampai menyebabkan jatuhnya korban jiwa maupun kerugian secara materi.
"Korban luka maupun meninggal dunia nihil. Kerusakan dalam bentuk ringan, sedang, dan berat juga tidak ada," ucap dia.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan jajaran terkait, seperti musyawarah pimpinan kecamatan (muspika), Dinas Bina Marga, pemerintah desa setempat, dan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Sebaiknya Anda baca juga:
Langkah koordinasi itu kemudian dilanjutkan dengan upaya pembersihan jalur dari sisa material longsor dan pohon tumbang.
"Kami bersama-sama melakukan pembersihan dari material longsor secara manual selama menunggu alat berat datang dan mengatur lalu lintas untuk kendaraan roda dua," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!