Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump-Ishiba Tegaskan Kembali Komitmen Denuklirisasi Menyeluruh Korea Utara

📅 Minggu, 09 Feb 2025, 10:46 WIB | Oleh:

Ishiba mencatat, ia telah melakukan diskusi "terbuka" dengan Trump mengenai berbagai tantangan yang dihadapi Indo-Pasifik, termasuk isu-isu terkait Korea Utara, Laut Tiongkok Selatan, dan Selat Taiwan.

"Sehubungan dengan Korea Utara, kami menegaskan perlunya menangani program nuklir dan misilnya, yang merupakan ancaman serius bagi Jepang, AS, dan negara-negara lainnya, dan bahwa Jepang dan AS akan bekerja sama menuju denuklirisasi penuh Korea Utara," kata Ishiba melalui seorang penerjemah.

Untuk keamanan regional, Ishiba mengatakan kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan kerja sama multilateral dengan negara-negara yang berpikiran sama, termasuk melalui kemitraan trilateral dengan Korea Selatan serta platform multilateral lain yang dipimpin AS, seperti forum Quad yang terdiri dari AS, India, Jepang, dan Australia.

Trump dan Ishiba menegaskan kembali penentangan "keras" mereka terhadap segala upaya Tiongkok untuk mengubah status quo dengan kekerasan atau paksaan di Laut Tiongkok Timur, dan terhadap klaim maritim Tiongkok, militerisasi fitur reklamasi, dan aktivitas "mengancam dan provokatif" di Laut Tiongkok Selatan, menurut pernyataan bersama tersebut.

"Kedua pemimpin menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan sebagai elemen penting bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat internasional," kata pernyataan tersebut. "Mereka mendorong penyelesaian masalah lintas Selat secara damai, dan menentang segala upaya untuk mengubah status quo secara sepihak dengan kekerasan atau paksaan."

Ishiba memanfaatkan pembicaraan dengan Trump untuk menyampaikan "rasa urgensi yang kuat" terkait masalah warga negara Jepang yang diculik oleh Pyongyang beberapa dekade lalu.

"Sekarang Presiden Trump berkuasa lagi, jika kita mampu bergerak maju untuk menyelesaikan masalah dengan Korea Utara, maka itu akan disetujui," kata Ishiba menanggapi pertanyaan apakah ia ingin melihat Trump melanjutkan diplomasi dengan Pyongyang.

"Bagi kami, itu tidak hanya mencakup denuklirisasi, tetapi juga penyelesaian masalah penculikan. Tidak hanya para korban penculikan, tetapi juga keluarga mereka yang menua."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

23 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.