Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdik Kota Jambi Prioritaskan Perbaikan Bangunan Sekolah Rusak

📅 Rabu, 05 Feb 2025, 19:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdik Kota Jambi Prioritaskan Perbaikan Bangunan Sekolah Rusak Doc: ANTARA
Ket. Komisi Empat DPRD Kota Jambi saat meninjau sekolah rusak di Kota Jambi, Selasa (4/2/2025).  

JAMBI– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi mengusulkan perbaikan sekolah rusak melalui dana alokasi khusus (DAK) pemerintah pusat dalam kondisi rusak berat.

"Ada 30 lebih sekolah dasar (SD) dalam kondisi rusak berat," kata Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Jambi, Abdul Latip, Rabu (5/2).

Dia mengatakan bangunan sekolah dasar yang rusak itu tersebar di 11 kecamatan di Kota Jambi.

"Kita coba usulkan melalui dana alokasi khusus untuk kegiatan rehab dan fasilitas penunjang seperti meja dan kursi," kata Latip.

Dia menyebutkan anggaran daerah untuk perbaikan sekolah saat ini menjadi wewenang Dinas PUPR, selanjutnya dinas pendidikan sifatnya hanya mengusulkan.

Jika dana tersebut berasal dari pemerintah pusat maka dinas pendidikan bisa langsung melakukan eksekusi.

"Biasanya usulan dari kita tidak semuanya dipenuhi, karena pembagian anggaran pembangunan wewenang dinas PUPR," katanya.

Sebelumnya, anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi meninjau kondisi SD yang mengalami rusak berat di beberapa lokasi. Kondisi sekolah rusak umumnya pada bagian loteng, salah satunya di SDN 22, Buluran, Telanaipura.

Ketua Komisi IV DPRD Jambi, Martua Siregar, meminta Pemerintah Kota Jambi agar segera melakukan perbaikan supaya kerusakan tidak semakin parah.

"Temuan di lapangan kerusakan terjadi di bagian atap bangunan dan lantai sekolah," katanya.

Dia berharap tahun depan pemerintah mengupayakan perbaikan guna kenyamanan proses belajar mengajar.

Martua menambahkan, pihaknya menerima laporan delapan sekolah negeri yang kondisinya tidak layak seperti jumlah toilet yang tidak ideal dan tidak sehat.

Kepala Sekolah SDN 22 Kota Jambi, Susilawati, menyambut baik kedatangan anggota dewan meninjau sekolah ini.

Menurutnya, siswa merasa tidak nyaman karena loteng ruang kelas sudah rusak, lantai ruangan yang terkelupas sehingga membahayakan siswa saat bermain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.