Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Yuuu Ikut Pesta Dodol….

📅 Selasa, 04 Feb 2025, 13:35 WIB | Oleh:
Yuuu Ikut Pesta Dodol…. Doc: ist
Ket. pembuatan dodol lokal

PANGKALPINANG – Ada berbagai cara rakyat menyampaikan syukur kepada Sang Pencipta. Salah satunya dilakukan warga Bangka Barat, Bangka Belitung. Merek menggelar “Pesta Adat Ruwah Dodol Bergema Desa Penyampak” ungkapan rasa syukur dan pelestarian budaya.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Barat, Heru Warsito di Penyampak, Bangka Barat, Selasa, mengatakan Pesta Adat Dodol Bergema merupakan sebuah kearifan lokal yang harus dijaga karena banyak nilai filosofinya.

"Ini merupakan salah satu bentuk syukur warga kepada Allah yang telah memberikan hasil panen dan rezeki dalam bentuk lain yang melimpah selama setahun ini," katanya.

Selain itu, dalam proses pembuatan dodol yang seluruhnya memanfaatkan bahan-bahan dari alam juga merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Proses memasak dan mengolah adonan dodol yang membutuhkan waktu cukup panjang mengedepankan rasa kebersamaan dan semangat gotong royong.

"Dengan menjaga semangat kebersamaan ini kami yakin jika diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari akan sangat membantu mengatasi seluruh permasalahan yang ada di desa tersebut," katanya.

Dalam upaya pelestarian tradisi yang ada di setiap desa di Bangka Barat, Pemkab akan selalu mendukung karena memiliki nilai-nilai luhur budaya yang potensial untuk dikembangkan sebagai aset wisata daerah.

Selama ini Pemkab Bangka Barat terus memberikan sumbangsih kepada warga di desa untuk melaksanakan upaya pelestarian tradisi budaya yang ada dan membantu menggali berbagai informasi agar bisa dikembangkan untuk mendukung pembangunan di sektor pariwisata.

Melalui kegiatan sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian ini diupayakan agar berbagai budaya yang ada di setiap desa bisa memberikan sumbangsih dalam membangun daerah.

"Mari kita jaga kebersamaan dan persatuan. Ini merupakan aset budaya, aset pariwisata yang kita miliki. Hal-hal baik yang sudah ada dalam setiap tradisi perlu terus dikembangkan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.