Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebanyak 56 Persen Listrik Tiongkok Bersumber dari Energi Terbarukan

📅 Kamis, 30 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Sebanyak 56 Persen Listrik Tiongkok Bersumber dari Energi Terbarukan Doc: istimewa
Ket. Transisi Energi

Jakarta - Kapasitas energi terbarukan di Tiongkok pada 2024 menyumbang 86 persen dari total kapasitas listrik baru yang dipasang, sementara kapasitas terpasang energi terbarukan secara kumulatif mencapai rekor tertinggi, yakni 56 persen dari total kapasitas terpasang nasional, menurut data terbaru yang dirilis oleh Badan Energi Nasional Tiongkok (National Energy Administration/NEA).

Seperti dikutip dari Antara pada Rabu (29/1), data NEA menunjukkan bahwa sektor energi terbarukan Tiongkok menambah kapasitas terpasang baru sebesar 373 juta kiloWatt pada 2024, menandai peningkatan tahunan (year on year/yoy) sebesar 23 persen.

Tenaga air dan tenaga bayu masing-masing menyumbang 13,78 juta kiloWatt dan 79,82 juta kiloWatt, sementara tenaga surya dan tenaga biomassa masing-masing meningkat 278 juta kiloWatt dan 1,85 juta kilowatt.


Hingga akhir 2024, kapasitas terpasang energi terbarukan kumulatif di Tiongkok mencapai 1,889 miliar kiloWatt, meningkat 25 persen dari tahun sebelumnya. Kapasitas terpasang tercatat di angka 436 juta kiloWatt untuk tenaga air, 521 juta kiloWatt untuk tenaga bayu, 887 juta kiloWatt untuk tenaga surya, dan 46 juta kiloWatt untuk tenaga biomassa.

1738170250_713e79311507cc8126ad.jpg


Tahun lalu merupakan tahun kedua kapasitas terpasang kumulatif produksi listrik energi terbarukan di Tiongkok melampaui 50 persen dari total kapasitas terpasang negara tersebut. Hingga akhir 2023, kapasitas pembangkit listrik energi terbarukan di Tiongkok telah melampaui separuh dari total kapasitas terpasang untuk pertama kalinya dalam sejarah.


Sementara itu, produksi energi terbarukan Tiongkok juga mencapai 3,46 triliun kiloWatt-jam pada 2024, dengan kenaikan (yoy) sebesar 19 persen, mencakup sekitar 35 persen dari total listrik yang dihasilkan.


Total produksi listrik gabungan dari tenaga bayu dan surya mencapai 1,83 triliun kiloWatt-jam pada 2024, meningkat 27 persen dari 2023. Angka tersebut kurang lebih setara dengan konsumsi listrik industri tersier pada 2024, dan melampaui konsumsi listrik rumah tangga, yang mencapai 1,49 triliun kiloWatt-jam.


Di saat Tiongkok berupaya keras mencapai target karbon gandanya, negara tersebut gencar mengembangkan ekonomi ramah lingkungan, dengan energi terbarukan sebagai salah satu penggeraknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.