Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terus Dikebut Pembangunannya, Pembiayaan IKN Skema KPBU Capai Rp60,93 Triliun

📅 Kamis, 23 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Terus Dikebut Pembangunannya, Pembiayaan IKN Skema KPBU Capai Rp60,93 Triliun Doc: antara
Ket. Basuki Hadimuljono Kepala Otorita IKN - Selama ini yang dikerjakan kan baru sebagian, ini akan kami lanjutkan yang baru dengan KPBU.

JAKARTA - Program pembiayaan kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebesar 60,93 triliun rupiah, yang telah diproses hingga studi kelayakan.

"Ada juga program kami dengan kegiatan atau program yang dibiayai melalui KPBU, Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha sebesar 60,93 triliun rupiah yang sudah kami proses sampai dengan feasibility study-nya," ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/1).

Seperti dikutip dari Antara, Basuki menjelaskan berdasarkan studi kelayakan itu, dana tersebut akan digunakan untuk membangun 97 menara apartemen, 129 rumah tapak, enam proyek jalan, serta multi-utility tunnel sepanjang 138,6 kilometer di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

"Selama ini yang dikerjakan kan baru sebagian, ini akan kami lanjutkan yang baru dengan KPBU," kata dia lagi.

Selain itu, KPBU juga mencakup proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 50 megawatt (MW) yang telah diresmikan sebelumnya oleh Presiden Prabowo Subianto.

Lebih lanjut Basuki menyampaikan kepada Presiden Prabowo tentang agenda peletakan batu pertama (ground breaking) ke-9 di IKN untuk pembangunan hotel, hunian, retail, dan perkantoran, dengan investasi sebesar 6,49 triliun rupiah.

Basuki dalam kesempatan yang sama juga melaporkan pada tahap awal (2022-2024), pemerintah telah menginvestasikan 89 triliun rupiah dari APBN untuk membangun infrastruktur penting seperti jalan tol, 47 tower hunian, sistem air minum, sanitasi, embung, kolam retensi, perkantoran, serta fasilitas peribadatan.

Investasi Swasta

Selain itu, investasi swasta sebesar 58,41 triliun rupiah telah berhasil digerakkan hingga September 2024.

"Kami juga mendapat masukan dari Menteri Perumahan untuk bisa mengoptimalkan swasta yang sudah melakukan ground breaking tadi, baik dari 1-8 maupun nanti yang ke-9 agar tidak sekadar ground breaking, tapi ditambah lagi dengan kegiatan pembangunannya," ujar Basuki.

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Presiden Prabowo mengalokasikan anggaran sebesar 48,8 triliun rupiah untuk kelanjutan pembangunan IKN, terutama di KIPP, hingga lima tahun mendatang.

"Presiden Prabowo menyampaikan dan menegaskan bahwa sudah di-approve (disetujui) anggaran untuk kelanjutan pembangunan IKN itu 48,8 triliun rupiah untuk lima tahun ke depan," kata Menko AHY.

AHY menegaskan sesuai arahan dari Presiden Prabowo, pembangunan di IKN akan dilanjutkan dengan mengikuti timeline yang ditetapkan, yakni tahap pertama pada 2022 di pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo, kemudian tahap kedua pada 2025-2029 pada pemerintahan Presiden Prabowo.

Menurut AHY, berbagai infrastruktur di IKN telah selesai 100 persen pada tahap pertama, seperti Istana Garuda, Istana Presiden, hingga gedung Kementerian Koordinator.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Olahraga
Veda Pratama Optimistis Bis...

Pariwisata Indonesia Catat Pertumbuhan Wisman dan Wisnus

49 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Wisata
Pariwisata Indonesia Catat ...

KKP dan Kemenkeu Perkuat Tata Kelola PNBP Perikanan Tangkap

54 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
KKP dan Kemenkeu Perkuat Ta...
Advertisement
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.