Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penjaga Pantai Jepang Tegaskan Kapal Settsu Bukan untuk Perang

📅 Kamis, 23 Jan 2025, 00:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjaga Pantai Jepang Tegaskan Kapal Settsu Bukan untuk Perang Doc: ANTARA/Katriana
Ket. Personel dari JCG dan Bakamla berfoto bersama di depan kapal Settsu yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta pada 22 Januari 2025.

Jakarta - Penjaga Pantai Jepang (Japan Coast Guard/JCG) menegaskan bahwa kapal Settsu yang didatangkan dari Jepang ke Jakarta adalah untuk membantu pengamanan wilayah perairan dari tindak kejahatan seperti perompak, bukan kapal perang.

"Sama fungsinya seperti (kapal milik) Bakamla. Jadi, tidak terlibat di peperangan," kata Nagasaki, JCG Piracy Countermeasures Officer, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Rabu.

Kapal Settsu tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada Rabu untuk mengikuti latihan bersama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) pada Jumat (24/1) di perairan Jakarta.

Nagasaki menjelaskan bahwa kapal itu pertama kali didatangkan ke Indonesia. Sejak 2000, JCG telah 50 kali mendatangkan bantuan pengamanan ke Asia Tenggara, 13 di antaranya ke Indonesia.

Dengan bobot 3.304 ton dan panjang 105,40 meter, Settsu mampu mengangkut helikopter dan penumpang dalam jumlah besar. Kapal itu juga dilengkapi dengan meriam 35 mm dan 20 mm.

Meski demikian, kapal tersebut tidak difungsikan untuk menenggelamkan kapal lain, tetapi untuk memberikan peringatan.

Kapal Settsu juga ikut dikerahkan dalam penanggulangan bencana di Asia Tenggara.

Terkait latihan gabungan, Nagasaki mengatakan simulasi yang akan dilakukan adalah pengejaran kapal perompak.

Selain latihan, tim khusus Mobile Cooperation Team Jepang juga akan memberikan pelatihan cara menangkap atau memberikan perlawanan tanpa menggunakan senjata api terhadap kapal perompak dan tindak kejahatan lain di wilayah perairan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...

Kawasan Tempat Pembuangan Akhir Galuga Alami Kebakaran

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Kawasan Tempat Pembuangan A...
Daerah
Pikiran Para Pejabat Harus ...

Rupiah Rentan Tertekan - 08 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Rentan Tertekan - 08...

Ini Baru, Lubang Biopori Berfungsi Tiga yang Menguntungkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ini Baru, Lubang Biopori Be...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.