Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR cari bocah terseret arus laut di Pesisir Barat Lampung

📅 Senin, 20 Jan 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Tim SAR cari bocah terseret arus laut di Pesisir Barat Lampung Doc: ANTARA/HO/BPBD Pesisir Barat
Ket. Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap bocah yang tenggelam terbawa arus laut di Pantai Pekon Gedung Cahaya Kuningan, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat.

Pesisir Barat -- Tim Search and Rescue (SAR) gabungan di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung masih melakukan pencarian terhadap seorang bocah laki-laki yang tenggelam terbawa arus laut di Pantai Pekon (Desa) Gedung Cahaya Kuningan di Kecamatan Ngambur pada Minggu (19/1).

Proses pencarian juga melibatkan beberapa instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI/Polri, Basarnas, Polairud, serta masyarakat dan nelayan setempat.

Sekretaris BPBD Pesisir Barat Hermansyah saat dihubungi dari Lampung Selatan, Senin, mengatakan anak laki-laki bernama Andra Adi Pratama dan berusia tiga setengah tahun itu terbawa arus laut saat buang air besar di pinggir pantai itu.

"Hingga saat ini proses pencarian masih terus di lakukan dan belum ditemukan," kata dia.

Ia mengatakan pihaknya mendapatkan laporan tentang peristiwa itu pada Minggu sore pukul 15.00 WIB.

"Pada hari itu ada tiga anak buang air besar di pinggir pantai. Setelah BAB salah satu anak bernama Andra berniat untuk cebok, namun korban digulung ombak. Dua temannya yang berada di lokasi langsung melapor ke orang tuanya dan sampai saat ini korban belum ditemukan," katanya.

Ia menjelaskan, tim di lapangan masih berjibaku menyusuri area pantai menggunakan satu unit perahu dan peralatan menyelam. Hanya saja, dalam melakukan pencarian pihaknya terkendala ombak yang cukup besar sehingga menyulitkan petugas.

Meskipun demikian, pihaknya tetap berjuang mencari keberadaan korban bahkan pencarian akan dilakukan pada malam hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.