LG Mulai Produksi Perdana Kulkas Premium di Indonesia
📅 Senin, 20 Jan 2025, 19:55 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Dok. LG Electronics Indonesia
JAKARTA - PT LG Electronics Indonesia (LG) resmi memulai produksi kulkas seri premium miliknya yaitu LG InstaView di Indonesia. Produk dengan model bottom freezer di fasilitas produksinya yang berlokasi di Legok, Kabupaten Tangerang hari ini Senin (20/01).
“Produksi dalam negeri, terlebih bagi kategori premium, sekaligus mewakili upaya kami untuk terus meningkatkan kapasitas fasilitas produksi sekaligus kapabilitas sumber daya manusia didalamnya,” ujar Department Leader Manufacturing Factory Tangerang of LG Electronics Indonesia, Amirul Setiya Adi pada kesempatan tersebut.
Selain di Legok, LG juga memiliki fasilitas produksi di kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Masing-masingnya memiliki fokus produksi jenis perangkat yang berbeda, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan juga ekspor.
Pabrik LG di Legok, Tangerang, bertanggung jawab memproduksi perangkat elektronik pendukung kebutuhan rumah tangga (home appliance) seperti kulkas, mesin cuci dan pendingin udara (Air Conditioner – AC). Sedangkan pabrik LG di Cibitung didedikasikan untuk memproduksi perangkat elektronik yaitu TV, monitor, dan signage digital.
“Hasil produksi kedua pabrik LG tersebut ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan global,” tambah Amirul
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menerangkan kulkas LG kategori Bottom Freezer ini sendiri, pertama diperkenalkan di Indonesia pada tahun lalu. Langkah perusahaan untuk mengalihkan produksi kulkas ini ke dalam negeri menambah panjang daftar kulkas dua pintu yang dihasilkan dari pabriknya di Indonesia.
Department Leader Development Factory Tangerang of LG Electronics Indonesia, Ronny Wibisono, menuturkan, produksi kulkas Bottom Freezer respon atas tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia pada produk premium LG. Dengan produksi dalam negeri, mempercepat perusahaan dalam merespon permintaan sekaligus memberi kemudahan lebih bagi semakin banyak orang yang membutuhkan kulkas LG Bottom Freezer.
“Tingginya permintaan LG Bottom Freezer yang membuat LG memutuskan produksinya di dalam negeri sendiri, tak lepas dari rancangan dan fiturnya yang sesuai dengan budaya kuliner masyarakat Indonesia,” ungkapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
LG Bottom Freezer merupakan kulkas yang memiliki kapasitas kabin pendinginan lebih besar dibanding freezer dan area penyimpanan makanan dan minuman terpisah. Hal inilah yang membuatnya cocok bagi keluarga Indonesia yang biasa terdiri dari multi generasi.
Lebih detail terkait dengan kulkas LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker yang diproduksi di Indonesia ini, sesuai namanya, memiliki desain inovatif dengan peletakan freezer pada bagian bawah dan ruang pendingin (fridge) terletak di atasnya. Desain ini memberi kenyamanan bagi pengguna, terlebih yang kerap menggunakan ruang pendingin ketimbang freezer.
“Hal ini karena pengguna tak perlu membungkuk untuk mengambil bahan makanan,” papar Ronny.
Meskipun memiliki kapasitas penyimpanan besar, tak bakal membuat kulkas ini mengganggu keseluruhan tatanan interior ruang penempatannya. Berkat pilihan bangun bentuk yang tinggi menjulang, kulkas ini tampil slim yang membuatnya justru terkesan elegan.
“Keuntungan lainnya, tak membutuhkan ruang lantai yang besar, memberi peluang untuk penempatan perangkat lain ataupun membiarkan keseluruhan tatanan ruang tampil simpel dan minimalis,” terang
Dari sisi desain, kulkas LG dua pintu dengan freezer di bagian bawah ini. Hal ini membawa keunikan dari seri InstaView berupa panel pintu yang dapat berubah menjadi transparan cukup dengan dua kali ketukan tangan. Inovasi ini memudahkan pengguna melihat isi kulkas tanpa perlu membuka pintunya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!