Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Pendapatan Warga, Pemkab Gianyar Gencarkan Tanam Padi Organik

📅 Minggu, 19 Jan 2025, 20:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Pendapatan Warga, Pemkab Gianyar Gencarkan Tanam Padi Organik Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Gianyar
Ket. Para pejabat di lingkungan Pemkab Gianyar menanam padi organik di Kissidan Ecohill Desa Sidan.

Gianyar - Pemerintah kabupaten Gianyar, Bali, menggencarkan menanam padi organik untuk mewujudkan ketahanan pangan dan mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

"Penanaman padi organik di Kissidan Ecohill Desa Sidan, kabupaten Gianyar dalam rangka memeriahkan Hari Desa. Kami gencarkan dan ajak masyarakat, khususnya petani untuk tanam padi organik," kata Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Ketut Mudana yang mewakili Pj Bupati Gianyar, dalam siaran pers Diskominfo, di Gianyar, Minggu.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perhatian dan komitmen pemerintah, masyarakat, serta berbagai pihak lainnya dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Penetapan 15 Januari sebagai Hari Desa berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 23 Tahun 2024 tertanggal 31 Juli 2024. Dalam keputusan tersebut tujuan penetapan Hari Desa adalah untuk mengakui dan menghargai peran penting desa dalam pembangunan nasional.

Dalam sambutan Pj. Bupati Gianyar yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Ketut Mudana menyampaikan, banyak penghargaan yang diperoleh desa-desa di Kabupaten Gianyar merupakan gambaran bahwa kinerja perbekel, BPD (badan permusyawaratan desa) dan perangkat desa sangatlah baik dan penghargaan-penghargaan yang diperoleh desa-desa tersebut sudah tentu juga mengharumkan nama Kabupaten di tingkat provinsi dan nasional.

“Namun kita tidak boleh terlena, saya harapkan para Perbekel (kepala desa), BPD dan perangkat desa ke depan melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam APBDes senantiasa berpedoman pada ketentuan yang berlaku,“ ujarnya.

Pada Peringatan Hari Desa kali ini mengambil Tema “Ketahanan Pangan Nasional dimulai dari Desa Swasembada Pangan” sejalan dengan tema tersebut Pemerintah mencanangkan “Gema Tandan Desa” yaitu gerakan menanam tanaman pangan di desa.

Lebih lanjut I Ketut Mudana mengungkapkan, besarnya dana yang dikelola setiap desa memicu kekhawatiran bagi banyak pihak. terdapat potensi adanya kesalahan pengelolaan dana desa mulai dari penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban, dan pelaporannya. Untuk itu, dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan di desa, maka diupayakan adanya transparansi, akuntabilitas, dan kerja sama baik atas keuangan, kinerja, maupun kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Bahwa dengan begitu besarnya anggaran yang telah diterima oleh desa, tidak berarti pemerintah desa dapat mempergunakannya secara semena-mena, karena ada regulasi yang mengaturnya, agar anggaran di desa dapat dipergunakan sesuai peruntukan, lebih terarah serta tepat sasaran. oleh karenanya pemerintah desa harus bisa menerapkan prinsip akuntabilitas dalam tata pemerintahannya.

“Saya berpesan pada para kepala desa, BPD dan Perangkat Desa agar senantiasa bersinergi dalam memajukan desa dan mempertahankan kekompakan yang selama ini terjalin. Disamping itu juga sebelum melaksanakan kegiatan senantiasa berkoordinasi dengan camat, OPD (organisasi perangkat desa) terkait, pendamping desa sehingga permasalahan-permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan di desa tidak mengalami kendala,” kata I Ketut Mudana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.