Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paspor Ditahan Pengadilan, Bolsonaro Gagal Hadiri Pelantikan Trump

📅 Jumat, 17 Jan 2025, 08:58 WIB | Oleh:
Paspor Ditahan Pengadilan, Bolsonaro Gagal Hadiri Pelantikan Trump Doc: Agencia Brasil
Ket. Mantan Presiden Brazil Jair Bolsonaro.

BRASILIA - Pengadilan tinggi Brazil pada hari Kamis (16/1) menolak mengembalikan paspor mantan presiden sayap kanan Jair Bolsonaro yang berharap bisa menghadiri pelantikan Presiden terpilih AS Donald Trump minggu depan.

Pengadilan mengatakan Bolsonaro masih menimbulkan risiko pelarian hampir setahun sejak paspornya disita terkait penyelidikan atas dugaan upaya kudeta yang dilakukannya setelah pemilu tahun 2022.

Masih ada "kemungkinan percobaan penghindaran oleh terdakwa," kata hakim Alexandre de Moraes, yang sering berselisih dengan Bolsonaro.

Dalam wawancara dengan New York Times, yang diterbitkan beberapa saat sebelum putusan pengadilan, Bolsonaro sangat gembira tentang kemungkinan menghadiri pelantikan.

"Saya merasa seperti anak kecil lagi dengan undangan Trump. Saya bersemangat," kata Bolsonaro, menyebut Trump sebagai "orang terpenting di dunia."

Pria yang dijuluki "Trump dari Daerah Tropis" selama masa jabatannya kemudian mengatakan kepada saluran YouTube situs web konservatif Revista Oeste bahwa "banding masih mungkin dilakukan" terhadap keputusan paspor tersebut.

Bolsonaro mengatakan istrinya akan menghadiri pelantikan, di mana dia akan mendapatkan "perlakuan khusus" karena persahabatannya yang lama dengan Trump.

"Apa yang ia derita di sana, saya derita di sini," ungkapnya.

'Dianiaya'

Saat pahlawannya kembali menjabat di Amerika Serikat, mantan kapten angkatan darat berusia 69 tahun itu menghadapi berbagai tuntutan pidana dari penyelidikan yang diluncurkan setelah kekalahan tipisnya dalam pemilu melawan kandidat sayap kiri Luiz Inacio Lula da Silva.

Bolsonaro membantah semua tuduhan dan mengatakan dia "dianiaya."

Dia dilarang memegang jabatan publik hingga tahun 2030 karena menimbulkan keraguan pada sistem pemungutan suara di Brazil selama kampanye pemilihannya kembali yang gagal.

Polisi juga merekomendasikan agar ia didakwa dengan tuduhan memalsukan catatan vaksinasi Covid-19 dan menyalahgunakan perhiasan serta barang-barang mewah lainnya yang diberikan oleh Arab Saudi, yang nilainya mencapai $1,2 juta.

Tuduhan paling serius adalah bahwa ia "merencanakan, bertindak, dan memiliki kendali langsung dan efektif" atas rencana untuk menghalangi Lula menjabat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.