Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puspomal Tindak Tegas Oknum TNI AL yang Terlibat Pembunuhan di Sorong

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puspomal Tindak Tegas Oknum TNI AL yang Terlibat Pembunuhan di Sorong Doc: ANTARA/Agatha Olivia Victoria
Ket. Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Laksamana Muda TNI Samista saat ditemui di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Jakarta - Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal) berkomitmen akan menindak tegas oknum TNI Angkatan Laut (AL) yang terlibat pembunuhan di Sorong, Papua Barat Daya, sesuai arahan Pimpinan TNI AL.

Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Laksamana Muda TNI Samista mengatakan penindakan tegas dilakukan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

"TNI AL sudah berjuang untuk membangun, jangan sampai tercoreng oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Samista saat ditemui di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah menghadap dan melaporkan kejadian di Sorong kepada Pimpinan TNI AL, khususnya Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali.

Kasal, kata dia, memerintahkan Puspomal untuk menindak tegas oknum anggota TNI AL yang terkait dengan kasus di Sorong, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal itu, sambung Samista, juga sudah disampaikan oleh Komandan Pomal Sorong dan tersangka sudah ditahan di sana.

"Sekarang dalam proses pemeriksaan tentunya di sana. Sekali lagi mohon waktu, karena di sana juga perlu mengumpulkan barang bukti lagi, perlu mengumpulkan saksi-saksi lagi," tuturnya.

Menurut dia, penyelidikan kasus di Sorong akan lebih rumit karena pelaku hanya seorang diri dan tidak ada saksi lain. Saksi dalam perkara tersebut hanya beberapa yang terindikasi pada saat sebelum terjadinya pembunuhan.

Sebelumnya, Polisi Militer Angkatan Laut Lantamal XIV Sorong, Papua Barat Daya, mengungkap motif pembunuhan wanita bernama Kesia Irena Yola Lestaluhu (20) di Pantai Saoka, Kota Sorong, pada Minggu (12/1), yang melibatkan personel TNI AL berinisial A sebagai pelaku.

Kasi Lidkrim Pomal Lantamal XIV Sorong Mayor (PM) Anton Sugiharto di Sorong, Rabu, menjelaskan motif dari kasus pembunuhan itu dilatarbelakangi ketidakpuasan pelaku terhadap sikap korban yang tiba-tiba menghentikan aktivitas hubungan intim yang sedang berlangsung.

Pelaku yang saat itu sedang dipengaruhi minuman keras mengambil sangkur, lalu menusuk tubuh korban beberapa kali hingga meninggal dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...

Cara Mengatasi Bentrok Hobi Orangtua dan Kepentingan Anak

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Cara Mengatasi Bentrok Hobi...
Luar Negeri
Italia Kerahkan 500 Tentara...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.