Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Pertanian Sumsel Ingatkan Petani Jangan Cepat-cepat Memanen Padi

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 23:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Pertanian Sumsel Ingatkan Petani Jangan Cepat-cepat Memanen Padi Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Bambang Pramono.

PALEMBANG– Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan mengingatkan petani di wilayah itu agar jangan terlalu dini memanen padi supaya nilai jual lebih tinggi.

"Petani tidak usah cepat-cepat memanen padinya, supaya dapat harga jual lebih tinggi guna menghindari bulir hampa dan hijau karena bisa kena rafaksi harga. Tunggu sudah matang saja karena harga yang akan ditampung sama, lewat HPP yang sudah ditetapkan," kata Kepala Dinas Pertanian Sumsel, Bambang Pramono, di Palembang, Kamis (16/1).

Ia mengatakan pihaknya optimistis produksi beras akan naik pada tahun 2025. Sebab, banyak bantuan pemerintah pusat yang menunjang produksi padi di Sumsel.

"Pada 2021, Sumsel mampu memproduksi 2,55 juta ton, 2022 naik 2,77 juta ton, 2023 juga naik 2,83 juta ton dan 2024 naik sedikit jadi 2,84 juta ton. Tren kenaikan itu di tengah penurunan produksi di provinsi lain," ujarnya.

Ia menjelaskan panen awal tahun menjadi penopang dan kontribusi tertinggi produksi padi. Pada tahun lalu, berdasarkan data BPS Januari–Februari luas lahan yang panen mencapai 119.051 hektare (Januari 44.351 hektare dan Februari 74.699 hektare).

"Jika per hektare saja mampu menghasilkan 5,6 ton, maka sepanjang dua bulan itu saja bisa mencapai 666 ribu ton. Belum lagi saat puncak panen yang akan terjadi pada Maret nanti. Jadi, kontribusi panen awal tahun bisa sampai 70 persen,” jelasnya.

Menurutnya, kenaikan HPP gabah tak hanya akan membantu kesejahteraan petani, tapi juga meningkatkan produksi. Apalagi, seluruh hasil panen petani akan diserap Bulog. Bahkan, pemda juga diminta membantu menyiapkan gudang.

"Sehingga mau tidak mau, suka tidak suka, sesuai arahan Menko Pangan kemarin, DPTPH dan Dinas Ketahanan Pangan akan menindaklanjuti ke bupati/wali kota untuk menyiapkan gudang. Kembali membuka lumbung-lumbung di desa untuk menampung hasil gabah petani," kata Bambang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPRD Kota Semarang Dukung MPLS Ramah Memperkuat Karakter

30 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
DPRD Kota Semarang Dukung M...
Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...
Olahraga
Sinner Juara Wimbledon, Oba...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.