Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdik Kota Makassar Usulkan Program MBG Sajikan Makanan Khas Makassar

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 20:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdik Kota Makassar Usulkan Program MBG Sajikan Makanan Khas Makassar Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto (kedua kiri) membagikan paket makanan saat peluncuran makan bergizi gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/1/2025).

MAKASSAR – Dinas Pendidikan Kota Makassar mengusulkan kepada penyedia pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MGB) agar nantinya menyajikan makanan khas Makassar agar bisa membawa kearifan lokalnya, mengingat Kota Makassar kini menyandang Kota Makan Enak.

"Saya sarankan agar disesuaikan makanan kearifan lokalnya. Karena Makassar ini sudah di-branding Kota Makan Enak. Mungkin bisa sesekali menunya ikan, atau coto ada sedikit daging supaya anak-anak juga merasakannya. Ada juga pallumara dan pallucella," ucap Plt Kepala Disdik Makassar, Nielma Palamba, di Makassar, Sulawesi Selatan.

Menurut dia, usulan ini sebagai bentuk dukungan branding Makassar Kota Makan Enak, namun demikian usul dan saran tersebut tentu akan dikaji Kembali oleh penyedia makanan program MGB.

Mengenai dengan pelaksanaan program MBG di sekolah-sekolah, kata Nielma, sejauh ini tidak ada kendala berarti. Walaupun beberapa siswa yang menyantap menu makanan bergizi itu ada yang tidak cocok atau alergi misalnya telur.

"Sampai saat ini belum ada keluhan. Tetapi, dari identifikasi memang masih ada siswa alergi dengan telur, ikan, atau sejenisnya. Ini kita lagi data, dan nanti disendirikan (dipisah) menunya," tutur mantan Kadis Disdukcapil Makassar itu.

Mengenai ada anak yang tidak memakan sayur dalam menu MBG itu, Nielma menyatakan sudah menyampaikan kepada orang tuanya agar menyuruh dan menyarankan anak-anaknya rajin makan sayur karena itu sangat bergizi.

Pihaknya memastikan program prioritas Presiden  Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumming Raka ini akan terus mengawal termasuk memantau perkembangan program tersebut.

"Informasi diterima, ke depan akan dievaluasi apakah nanti berat badan dan tinggi siswa bertambah, tingkat intelegensinya meningkat. Jadi, tidak hanya sekadar mereka kenyang, tapi bagaimana kesehatannya juga," katanya.

Sebelumnya, program MBG di Kota Makassar telah dilaksanakan serentak pada tiga kecamatan masing-masing Kecamatan Manggala, Panakkukang dan Mamajang dengan menyiapkan kurang lebih 10 ribu porsi makanan pada Senin 6 Januari 2025.

Penyedia makanan telah menyiapkan dapur utama untuk menyuplai makanan sehat tersebut untuk dibagikan kepada para siswa di 10 sekolah tingkat SD dan SMP. Setiap dapur utama di masing-masing kecamatan memproduksi sekitar 3.500 porsi makanan agar disantap para siswa di sekolah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Otomotif
Mau Ikut Lelang Mobil Bekas...
Megapolitan
Musim Kemarau, Petani Cabai...

Gelar Rakernas, INSA Hasilkan Dua Ketetapan Strategis

35 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Gelar Rakernas, INSA Hasilk...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pecah Bintang: Gerbang Menuju Jenderal
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.