Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harus Gerak Cepat, Kepri Butuh 253 Dapur Umum untuk Makan Bergizi Gratis

📅 Selasa, 14 Jan 2025, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harus Gerak Cepat, Kepri Butuh 253 Dapur Umum untuk Makan Bergizi Gratis Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Siswa SMPN 4 Tanjungpinang, Kepri, sudah mulai menikmati program makan bergizi gratis dari Badan Gizi Nasional RI sejak tanggal 6 Januari 2025.

Tanjungpinang - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Andi Agung mengatakan daerah itu membutuhkan sekitar 253 layanan dapur umum untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi para peserta didik tempatan.

Jumlah dapur umum itu akan disebar di tujuh kabupaten/kota setempat, meliputi Kabupaten Bintan direncanakan memiliki 22 unit dapur umum, Karimun 32 unit, Anambas 19, Lingga 33, Natuna 19, Tanjungpinang 19, dan Batam 109 unit.

"Dari total target 5.000 dapur umum makan bergizi gratis yang akan dioperasikan Badan Gizi Nasional (BGN) tahun ini, sebanyak 253 di antaranya berada di Kepri," kata Agung di Tanjungpinang, Senin.

Ia menjelaskan setiap dapur umum dirancang untuk menyiapkan 3.000 paket makan bergizi gratis setiap harinya, yang kemudian didistribusikan kepada seluruh siswa se-Kepri, termasuk sekolah-sekolah di daerah pulau terpencil dengan jumlah siswa yang sedikit, tetap menerima jatah makan bergizi gratis.

"Terkait penyalurannya, terutama untuk pulau- pulau terluar, masih menunggu petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN)," ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Provinsi Kepri Rika Azmi menyampaikan pelaksanaan program makan bergizi gratis akan dilakukan secara bertahap, dengan target capaian 19 persen pada tahun 2025, 40 persen pada tahun 2026, 60 persen pada tahun 2027, 80 persen pada tahun 2028 dan selesai 100 persen pada tahun 2029.

Khusus di Kepri untuk tahun 2025, program ini ditargetkan menyasar sekitar 98.068 dari total 516.149 orang peserta didik, termasuk siswa PAUD, TK, dan SD sebagai prioritas utama hingga lima tahun ke depan.

"Semoga pada tahun 2029, program makan bergizi gratis di Kepri dengan 516.149 orang peserta didik selesai sesuai target yang telah ditetapkan," ujar Rika.

Rika menyampaikan bahwa peran pemerintah daerah dalam pelaksanaan program itu sangat strategis. Pemerintah daerah bertanggung jawab mendukung pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPTG) atau dapur umum, mempercepat perizinan pendirian kantor perwakilan dan satuan pelayanan, memutakhirkan data kelompok sasaran, serta menyusun kebijakan penyelenggaraan program di tingkat lokal.

Pemerintah daerah juga berperan dalam pemberdayaan petani, peternak dan nelayan lokal untuk memastikan ketersediaan pangan bergizi.

"Selain itu, kami turut melakukan pengukuran antropometri, sertifikasi higienis dan inspeksi kesehatan lingkungan di dapur umum,” ujar Rika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

49 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.