Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Maduro Dilantik Sebagai Presiden Venezuela untuk Masa Jabatan Ketiga

📅 Minggu, 12 Jan 2025, 10:10 WIB | Oleh:

Ibu kota Venezuela terasa seperti kota hantu pada hari Jumat, beberapa jam setelah pelantikan Maduro. Lalu lintas terbatas dan banyak bisnis tutup.

“Anda melihat orang-orang tampak seperti sedang mabuk,” kata Luis Carlos Moreno, seorang pelukis dan tukang batu berusia 55 tahun, mengacu pada perasaan tidak pasti yang ditunjukkan oleh beberapa orang yang lewat di jalan-jalan utama Caracas.

Sekolah ditutup pada hari Kamis dan Jumat karena masalah keamanan, menyusul absennya sejumlah besar siswa pada hari Rabu. Moreno mengatakan sejumlah janji kerja juga harus dibatalkan karena potensi kerusuhan sipil.

Kekecewaan ini muncul setelah setahun kerinduan akan perubahan dan harapan di Venezuela menjelang pemilihan presiden pada bulan Juli.

Saat Miriam Lara menunggu bus yang meninggalkan Caracas pada Jumat pagi, dia mengungkapkan perasaan putus asa.

"Apa yang saya katakan kepada Anda sungguh mengerikan. Enam tahun lagi, tidak seorang pun dapat bertahan. Rasanya seperti terjebak dan takut, tidak dapat maju maupun mundur. Maduro tidak dapat mempertahankan kekuasaannya lagi," katanya.

Dituding Kudeta

Pemimpin oposisi Venezuela María Corina Machado , menyebut pelantikan Maduro sebagai “kudeta” dan mengatakan telah meminta mantan kandidat presiden Edmundo González untuk tidak melakukan perjalanan ke Venezuela sampai “saatnya tepat.”

Pengumuman ini mencabut janji sebelumnya oleh oposisi Venezuela bahwa González akan melakukan perjalanan ke negara itu pada hari Jumat untuk mengambil alih kendali dari Maduro.

Dalam pesan video yang diunggah kepada 8,7 juta pengikutnya di Instagram, Machado mengatakan ia terus berhubungan dengan para pemimpin daerah dan ia "yakin kebebasan sudah dekat." Namun, ia tidak mengatakan apa rencana oposisi untuk terus melawan Maduro.

“Kita semua tahu bahwa mulai hari ini tekanan akan semakin meningkat hingga Maduro menyadari bahwa ini sudah berakhir,” katanya.

“Hari ini Maduro tidak mengenakan selempang di dadanya. Ia mengenakannya di pergelangan kakinya sebagai belenggu, yang akan semakin mengencang setiap hari.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

7 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...
Daerah
Empat TPU di Kota Semarang...
Daerah
Warga Aceh Besar Menggelar ...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.