Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Industrialisasi di Wilayah Transmigrasi, Kementrans Jajaki Skema Kerja Sama Alternatif 

📅 Minggu, 12 Jan 2025, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dorong Industrialisasi di Wilayah Transmigrasi, Kementrans Jajaki Skema Kerja Sama Alternatif  Doc: ANTARA/HO-Kementerian Transmigrasi.
Ket. Mentrans M Iftitah Sulaiman Suryanagara.

JAKARTA - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berdiskusi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menjajaki berbagai skema kerja sama alternatif untuk mewujudkan industrialisasi di kawasan transmigrasi.

Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan di Jakarta, Jumat (10/1), hal tersebut sejalan dengan upaya transformasi untuk mengembangkan industri berskala besar di kawasan transmigrasi.

Dia mengatakan, pihaknya ingin mendapat masukan dari Kemenkeu terkait berbagai model kerja sama dengan pihak ketiga yang saling menguntungkan dan dapat dimanfaatkan untuk membiayai program-program Kementrans.

Hal tersebut karena skema Badan Layanan Umum (BLU) dan skema Badan Milik Negara (BMN) yang selama ini diterapkan masih belum cukup memadai.

Iftitah menuturkan, transmigran sudah memiliki modal usaha berupa lahan serta tenaga kerja.

Kini, lanjutnya, hal yang mereka butuhkan adalah wawasan dan pandangan terkait bentuk-bentuk badan usaha yang dapat mereka bangun, salah satunya koperasi dan korporasi.

“(Para transmigran) tinggal diberikan redefinisi berupa pelatihan dan wawasan untuk menciptakan ekonomi baru di kawasan transmigrasi,” ujarnya.

Dia menuturkan, skema kerja sama tersebut dibutuhkan agar menarik bagi investor serta menguntungkan bagi warga transmigran dan penduduk sekitar.

Iftitah mengatakan, jumlah investasi yang besar dibutuhkan untuk meningkatkan skala ekonomi dan daya saing kawasan transmigrasi, salah satunya melalui pengembangan agroindustri, agrowisata, dan infrastruktur.

Skema kerja sama usaha tersebut juga diharapkan dapat menjaga agar lahan-lahan transmigrasi yang telah disediakan oleh pemerintah tidak dialihfungsikan oleh pemiliknya.

Dia juga berharap hasil kerja sama tersebut dapat membiayai program-program Kementerian secara akuntabel dan transparan untuk mencegah penyalahgunaan wewenang. Dengan demikian, pihaknya tidak perlu meminta alokasi anggaran yang besar dari APBN.

Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Keuangan pun sepakat untuk bertemu lagi guna mematangkan skema alternatif pembangunan kawasan transmigrasi serta regulasinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.