Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Hong Kong Bahas Pengembangan Rantai Pasok

📅 Kamis, 09 Jan 2025, 16:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-Hong Kong Bahas Pengembangan Rantai Pasok Doc: ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Financial Secretary Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) Paul Chan guna membahas peluang kerja sama untuk mengembangkan layanan rantai pasok (supply chain services).

"Sebagai salah satu penyedia financial services terbesar di Asia, Hong Kong melihat berbagai potensi kerja sama yang signifikan dengan Indonesia, khususnya di bidang keuangan," kata Airlangga dalam keterangan resmi, yang dikutip di Jakarta, Kamis (9/1).

Dalam pertemuan yang dilakukan di Kantor Kemenko Perekonomian pada Rabu (8/1/2025) itu, Airlangga menyambut baik rencana investasi dan kerja sama pembiayaan yang ditawarkan Hong Kong dalam membangun sarana rantai pasok dan proyek infrastruktur lainnya.

Ia juga mendorong para pelaku bisnis dari Hong Kong untuk menggali lebih dalam berbagai peluang investasi di Indonesia.

"Pemerintah Indonesia memberikan berbagai insentif fiskal seperti tax holiday, tax allowance, investment allowance, dan super deduction tax. Berbagai kemudahan yang diberikan mungkinkan entitas bisnis dari Indonesia dan Hong Kong untuk mengakses pasar yang lebih luas dan meningkatkan efisiensi bisnis," ungkap Airlangga.

Dalam pertemuan tersebut, Paul Chan menyampaikan Hong Kong dapat menjadi mitra potensial untuk mengembangkan supply chain services di Indonesia.

Pertemuan kedua menteri juga membahas kondisi ekonomi global yang saat ini tengah menghangat.

Airlangga dan Paul Chan mendiskusikan ketidakpastian ekonomi global yang disebabkan oleh situasi geopolitik yang menjadi tantangan bagi semua negara.

Paul Chan memuji kondisi perekonomian Indonesia yang tetap kuat dan pasar yang tetap tumbuh di tengah segala kesulitan yang tengah melanda dunia tersebut.

“Indonesia memiliki lingkungan bisnis kondusif serta surplus populasi usia muda dapat menjadi faktor utama yang akan memperkuat kerja sama investasi,” ungkap Paul Chan.

Pada akhir pembicaraan, Airlangga juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa sektor kerja sama potensial lainnya yang dapat dijajaki oleh para investor Hong Kong, seperti energi terbarukan dan greenfield.

Dirinya juga mengatakan bahwa Indonesia menawarkan berbagai kerja sama menjanjikan dengan potensi pertumbuhan yang signifikan, seperti kawasan ekonomi khusus (KEK), dengan fokus area seperti industri, pariwisata, manufaktur, dan digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.