Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wanita Wajib Tahu! IDI Ciamis Ungkap Lima Faktor Penyebab Gangguan Menstruasi dan Solusi Pengobatannya

📅 Selasa, 07 Jan 2025, 12:55 WIB | Oleh:
Wanita Wajib Tahu! IDI Ciamis Ungkap Lima Faktor Penyebab Gangguan Menstruasi dan Solusi Pengobatannya Doc: Freepik/myoceanstudio

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Ciamis idiciamis.org mengungkapkan, salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi pada wanita adalah gangguan menstruasi atau haid. Gagal menstruasi dapat menyebabkan nyeri yang sangat parah selama menstruasi. Data Riskesdas (2018) menunjukkan bahwa 11,7% remaja putri di Indonesia mengalami gangguan siklus menstruasi.

IDI Kabupaten Ciamis merupakan salah satu organisasi kesehatan dan menjadi wadah profesi bagi para dokter di Indonesia.  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ciamis adalah organisasi profesi yang berfungsi untuk menaungi para dokter di wilayah Ciamis, Jawa Barat. 

IDI Kabupaten Ciamis memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung pengembangan profesionalisme dokter, serta memberikan edukasi dan informasi kesehatan kepada masyarakat. IDI Ciamis kemudian meneliti lebih lanjut terkait gangguan menstruasi yang sering terjadi pada wanita dan remaja. Beberapa cara dan rekomendasi obat yang tepat untuk penderitanya.

Apa saja penyebab terjadinya gangguan menstruasi?

IDI Cabang Ciamis menjelaskan gangguan menstruasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang kompleks dan bervariasi. Berikut adalah beberapa penyebab utama gangguan menstruasi meliputi:

1. Perubahan hormon dalam tubuh

Perubahan hormon, yang dapat terjadi pada tahun awal menstruasi atau selama menopause, adalah salah satu alasan yang dapat menyebabkan rasa sakit saat menstruasi. Ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesterone sering menyebabkan gangguan menstruasi.

2. Penggunaan alat kontrasepsi

Alat kontrasepsi digunakan untuk mencegah kehamilan, menjarangkan kehamilan, atau mencegah kehamilan sama sekali. Alat kontrasepsi seperti pil KB, suntikan, atau implan dapat mengubah siklus haid wanita, termasuk perdarahan yang tidak teratur atau amenore.

3. Penurunan atau kenaikan berat badan

Berat badan juga berpengaruh terhadap gangguan menstruasi. Perubahan berat badan yang signifikan, baik penurunan maupun kenaikan, dapat mengganggu keseimbangan hormon dan menyebabkan gangguan haid.

4. Adanya gejala PCOS

PCOS adalah gangguan hormonal yang menyebabkan kista pada ovarium dan dapat mengganggu ovulasi dan siklus haid. Penting bagi Anda untuk rutin cek kesehatan ke dokter, apabila mengalami gejala, terutama rasa sakit tak tertahankan saat haid.

5. Stres akibat aktivitas sehari-hari

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.