Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petani Milenial Diajak Ikut Percepat Swasembada

📅 Selasa, 07 Jan 2025, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Milenial Diajak Ikut Percepat Swasembada Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
Ket. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dalam kunjungan kerja di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (5/1/2024).

JAKARTA - Para petani milenial di Indonesia, khususnya yang ada di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, diajak untuk bekerja keras mewujudkan swasembada pangan, yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto tercapai pada 2027.

"Kami mengajak petani milenial untuk bekerja bersama dengan kami. Pemerintah sudah menyiapkan sarana dan prasarana, mulai dari pupuk, bibit unggul, teknologi mekanisasi, hingga kepastian harga panen untuk gabah dan jagung," kata Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dalam keterangan di Jakarta, Senin (6/1).

Seperti dikutip dari Antara, Wamentan atau yang akrab disapa Mas Dar ini menilai Banyuwangi memiliki potensi besar dalam pengembangan berbagai komoditas strategis nasional, seperti padi dan jagung.

Menurutnya, pemerintah telah memberikan fasilitas dan akses produksi untuk mendukung para petani, mengingat Banyuwangi adalah daerah agraris yang juga berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan Pulau Bali.

"Kami berharap dengan adanya dukungan ini, proses percepatan swasembada pangan bisa berjalan lebih cepat," katanya saat mengunjungi Business Development Services Providers (BDSP) P4S Sintario yang merupakan bagian dari Program YESS Kementan di Banyuwangi.

Selain itu, Wamentan juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah meningkatkan volume pupuk yang disediakan untuk mencapai 9,55 juta ton, jauh lebih tinggi dari volume awal yang hanya 4,5 juta ton.

Ia menambahkan pemerintah juga menyiapkan pembangunan irigasi untuk mendukung kelancaran produksi pertanian, termasuk di Banyuwangi.

"Kami berharap besar karena bibit, pupuk sampai pembangunan irigasi sudah kita bereskan agar bisa berperan lebih besar lagi pada percepatan swasembada. Jadi setelah panen segera tanam dan setelah tanam kita berharap dapat panen lagi," tuturnya.

Bagi Wamentan, petani milenial memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan mekanisasi.

Ia juga menyampaikan bahwa sejauh ini, lebih dari 200 ribu petani milenial di seluruh Indonesia telah mengikuti program YESS, dan beberapa di antaranya bahkan sudah berhasil melakukan ekspor.

"Banyuwangi memiliki akselerasi yang sangat cepat dalam mengembangkan sektor pertanian, meski baru-baru ini bergabung dalam program YESS," tuturnya.

Wamentan menambahkan pemerintah telah mengeluarkan instruksi presiden atau inpres yang mengatur normalisasi dan perbaikan irigasi. Oleh karena itu, ia meminta para kepala daerah segera memberikan usulan agar semua lahan pertanian memiliki kecukupan pengairan.

"Atas dasar ketahanan pangan, maka pemerintah pusat melalui inpres, Presiden menginstruksikan kepada Kementan dan Kementerian PU bahwa semua pembangunan irigasi diadakan pemerintah pusat, insya Alah dengan inpres ini panen petani Banyuwangi semakin bagus dan produksinya semakin lancar," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Penyuluhan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Idha Widi Arsanti mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, sebanyak 9.000 petani muda dari Banyuwangi telah bergabung dalam program YESS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.