Libatkan Masyarakat Sekitar, Dispar Kaltim Berupaya Tingkatkan Layanan Wisata IKN
Selasa, 07 Jan 2025, 03:09 WIBSAMARINDA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) menggandeng masyarakat lokal untuk meningkatkan layanan sektor wisata di Ibu Kota Nusantara (IKN).

âMasyarakat di sekitar IKN punya peran penting dalam menunjang sektor pariwisata. Mereka bisa memanfaatkan kunjungan wisatawan, misalnya dengan menjual makanan khas, cendera mata, dan menyediakan homestay,â kata Kepala Bidang Promosi Pariwisata Dispar Kaltim Restiawan Baihaqi, di Samarinda, Senin (6/1).
Ia menjelaskan, Dispar Kaltim telah menyiapkan berbagai paket wisata bagi yang ingin berkunjung ke IKN. Wisatawan bisa menikmati beragam destinasi, mulai dari Hutan Mangrove Mentawir, Gua Tapak Raja, hingga Bukit Bangkirai.
Dispar Kaltim juga bekerja sama dengan agen travel setempat untuk menyediakan paket wisata terpadu.
âPaket-paket ini disusun agar wisatawan bisa menjelajahi IKN dan destinasi wisata di sekitarnya secara efisien,â jelas Baihaqi. Ia mengungkapkan, sejak dibukanya IKN untuk umum, kunjungan wisatawan terus meningkat.
Menurut Baihaqi, saat ini didominasi wisatawan domestik, namun diperkirakan pada bulan Maret hingga Mei mendatang akan banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke IKN.
Peningkatan kunjungan wisatawan ini membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan pendapatan. âBanyak warga yang mulai membuka homestay, restoran, dan usaha lainnya untuk melayani wisatawan,â kata Baihaqi.
Ia menambahkan, Otorita IKN juga telah menyusun master plan pengembangan pariwisata IKN. âMaster plan ini sejalan dengan perencanaan Dispar Kaltim, yaitu melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata IKN,â katanya.
Menurut pengamat pariwisata dari Politeknik Negeri Samarinda I Wayan Lanang Nala bahwa rasa ingin tahu masyarakat akan ibu kota baru Indonesia menjadi faktor utama meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kaltim.
âMereka ingin melihat langsung lokasi yang akan menjadi pusat pemerintahan Indonesia di masa depan,â sambungnya.
Lanang Nala menjelaskan bahwa daya tarik IKN tidak hanya terletak pada statusnya sebagai ibu kota negara, tetapi juga pada konsep pembangunannya sebagai kota hutan atau forest city. Konsep ini sejalan dengan cita-cita IKN sebagai kota berkelanjutan. Â Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Di Tengah Minimnya Hasil Tangkapan, Nelayan Trenggalek Larung Sesaji
-
Komisi IX DPR RI Gelar Raker bersama Menkes dan Mensos
-
Gambir Sumbar Tak Mau Lagi Dilego Murah! Kementan–BUMN Siapkan Lompatan Besar
-
Otorita Buka Ruang Keterlibatan Profesional Bangun IKN
-
Masih 15 Tahun, Remaja Padang Ini Sudah Berangkat Haji
-
DLH Banyumas Kembangkan TPST BLE Tekan Beban Pengolahan Sampah
-
Rayakan Hari Kartini, Kemenhub Dorong Perempuan jadi Agen Perubahan Mewujudkan Keselamatan Berlalulintas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.