Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penumpukan Wisatawan, GIPI Bali Kembangkan Pemerataan Wisata 2025

5 Sabtu, 04 Jan 2025, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penumpukan Wisatawan, GIPI Bali Kembangkan Pemerataan Wisata 2025 Cegah Penumpukan Wisatawan, GIPI Bali Kembangkan Pemerataan Wisata 2025 Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Pemandangan Gunung Agung dan Pantai Jemeluk di kala senjat diamati dari Sunset Point, Amed menjadi salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (18/11/2024).

Denpasar - Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali mengembangkan pemerataan wisata pada 2025 agar tidak terkonsentrasi di wilayah tertentu di Pulau Dewata bagian Selatan.

“Kami juga menyadari tantangan yang muncul terkait kepadatan wisatawan di wilayah Selatan Bali,” kata Ketua GIPI Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana di Denpasar, Bali, Jumat.

Untuk itu, pelaku pariwisata mengajak wisatawan mancanegara dan nusantara menjelajahi tempat wisata di Bali Utara, Barat dan Timur.

Ia mengungkapkan destinasi seperti Lovina dengan atraksi lumba-lumba di Kabupaten Buleleng, kawasan Taman Nasional Bali Barat di Kabupaten Jembrana dengan keanekaragaman hayati yang kaya merupakan tujuan wisata yang potensial.

Selain itu, ada juga wisata Amed dan Tulamben di Kabupaten Karangasem dengan keindahan bawah lautnya adalah beberapa contoh objek wisata dari beragam pilihan di Bali yang menawarkan pengalaman otentik dan ramah lingkungan.

Kunjungan ke tempat wisata itu, kata dia, tidak hanya memperkaya pengalaman wisata, tetapi juga membantu memperkuat kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal serta menjaga kelestarian budaya dan alam Bali.

“Kami berharap 2025 menjadi tahun yang penuh berkah dengan kunjungan wisatawan yang tidak hanya menikmati keindahan Bali tetapi juga menghormati budaya dan menjaga kelestarian alamnya,” ucap dia.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, tingkat kunjungan wisatawan asing (wisman) selama periode Januari-November 2024 di Pulau Dewata mencapai 5,78 juta orang.

Jumlah itu melampaui realisasi selama 2023 mencapai 5,27 juta.

Ia memperkirakan capaian kunjungan wisatawan mancanegara di Bali berpotensi melebihi realisasi pada 2019 atau sebelum pandemi COVID-19 yang saat itu mencapai 6,3 juta orang.

“Angka ini terus meningkat hingga akhir tahun dan menurut data sementara dari Angkasa Pura dan Kantor Imigrasi Bali, total kunjungan wisman hingga Desember 2024 diperkirakan melampaui 6,3 juta kunjungan,” imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.