Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Supercoppa Italiana: Duel Raksasa Serie A Berhadapan di Semifinal

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 06:22 WIB | Oleh:
Supercoppa Italiana: Duel Raksasa Serie A Berhadapan di Semifinal Doc: AFP/ Isabella BONOTTO
Ket. Juventus hadapi Milan di semifinal Supercoppa Italiana I Striker Juventus, Francisco Conceicao (kanan) berebut bola dengan pemain AC Milan, Tijjani Reijnders saat pertandingan Serie A, Italia antara Juventus melawan AC Milan di Stadion San Siro, Milan.

RIYADH - Juventus akan menghadapi AC Milan dalam semifinal kedua Supercoppa Italiana, Sabtu (4/1) dini hari WIB di Riyadh, Arab Saudi. Juara bertahan Coppa Italia ini akan menantang runner-up Serie A musim lalu. Di laga tersebut pelatih baru AC Milan, Sergio Conceicao, menghadapi tantangan unik yaitu melawan tim yang diperkuat putranya sendiri.

Untuk kedua kalinya, Supercoppa Italiana digelar dalam format turnamen mini yang melibatkan empat tim, membuka tahun 2025 dengan perebutan trofi bergengsi. Baik Juventus maupun Milan akan memulai debut mereka di format baru ini.

Juventus adalah tim tersukses dalam sejarah kompetisi ini dengan sembilan gelar juara, meskipun mereka juga kalah di final sebanyak delapan kali. PartisipasiJuventustahun ini diraih setelah menjuarai Coppa Italia. Kini, mereka berambisi melangkah ke final untuk menghadapi pemenang antara Atalanta BC atau juara bertahan Serie A, Inter Milan, pada hari Senin (6/1) mendatang.

Pelatih Juventus, Thiago Motta, menegaskan pentingnya pertandingan ini. “Kamipaham betapa pentingnya Supercoppa bagi klub ini. Kami tidak hanya ingin tampil baik, tetapi juga memberikan kebanggaan kepada para penggemar. Milan adalah tim kuat, dan dengan pelatih baru mereka, kami harus waspada dan memainkan sepak bola terbaik kami,” ujar Motta dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

Namun, Juventus menghadapi tekanan besar akibat performa yang belum konsisten di liga. Meskipun tak terkalahkan dalam 18 pertandingan Serie A terakhir, hasil imbang 2-2 melawan Fiorentina pekan lalu menunjukkan bahwa tim ini masih kesulitan mengamankan kemenangan.

AC Milan memulai era baru di bawah pelatih Sergio Conceicao setelah pemecatan Paulo Fonseca. Dengan Milan duduk di peringkat kedelapan Serie A, lima poin di belakang Juventus dengan satu pertandingan lebih sedikit, Fonseca menjadi kambing hitam atas tekanan dari para pemilik klub, RedBird Capital.

Sergio Conceicao membawa optimistis baru meskipun situasi sulit. “Ini adalah awal baru, dan saya yakin dengan kualitas skuad yang kami miliki. Juventus adalah tim yang sangat berpengalaman, tetapi kami siap untuk bersaing. Ini adalah peluang besar untuk menunjukkan karakter kami di panggung besar,” ujar dia.

Milan sendiri memiliki sejarah bagus di Supercoppa Italiana, dengan meraih tujuh gelar. Namun, mereka juga harus memperbaiki performa di liga, karena tertinggal 13 poin dari Inter Milan di peringkat kedua dan 14 poin dari pemuncak klasemen, Atalanta BC.

Di tengah musim yang mengecewakan, gelandang Tijjani Rei­jnders menjadi salah satu pemain terbaik Milan, dengan kontribusi pada 11 gol sejauh ini. Golnya dalam hasil imbang 1-1 melawan Roma sebelum libur Natal, menjadi bukti kontribu­sinya yang konsisten.

Kondisi Tim

Sementara itu Juventus memasuki tahun baru dengan daftar pemain yang cedera yang lebih sedikit. Arkadiusz Milik, Bremer, dan Juan Cabal masih absen, tetapi Jonas Rouhi dan Timothy Weah telah kembali berlatih. Douglas Luiz juga siap kembali bermain. Namun, Danilo tidak termasuk dalam skuad karena sedang mendekati kepindahannya ke Napoli.

Dusan Vlahovic diperkirakan akan memimpin lini depan Juventus, didukung oleh Francisco Conceicao, yang akan menghadapi ayahnya dalam pertandingan ini. Mantan pemain Milan, Manuel Locatelli serta Pierre Kalulu, juga diprediksi akan tampil melawan mantan klub mereka.

Di sisi Milan, Sergio Conceicao kemungkinan akan merombak susunan pemain terakhir yang diturunkan Paulo Fonseca. Rafael Leao dan Christian Pulisic hampir pulih dari cedera, tetapi Noah Okafor, Samu Chukwueze, dan Alessandro Florenzi masih absen. Ruben Loftus-Cheek dan Yunus Musah diharapkan kembali untuk memperkuat lini tengah. ben/AFP/I-1

Perkiraan Formasi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Rapat Kerja Komite IV DPD R...
Megapolitan
Jakarta Tak Boleh Kehilanga...
Megapolitan
Pejabat Bogor Turba ke Seko...
Nasional
Audiensi KNRA dengan Pansus...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.