Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peternak Sapi Cemas, PMK Sudah Masuk Kabupaten Situbondo

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 21:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peternak Sapi Cemas, PMK Sudah Masuk Kabupaten Situbondo Doc: ANTARA
Ket. Petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melakukan vaksinasi PMK sapi milik peternak. Jumat (3/1/2025).

SITUBONDO – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, telah mengirim sampel darah ternak sapi setelah ditemukan 82 ekor sapi terindikasi terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) dan 35 ekor sapi di antaranya mati.

"Kami sudah mengirimkan sampel darah sapi yang diduga terpapar PMK ke Pusat Veteriner Farma Surabaya untuk memastikan penyebab sapi yang terindikasi terpapar PMK dan masih menunggu hasilnya," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, Ahmad Junaidi, di Situbondo, Jumat (3/1).

Menurut dia, pusat kesehatan hewan (puskeswan) terus bekerja untuk memutus penyebaran PMK pada ternak sapi dengan cara melakukan vaksinasi dan sosialisasi kepada para peternak.

Junaidi mengatakan, pada akhir Desember 2024, Situbondo mendapat tambahan vaksin PMK 1.500 dosis dari Ditjen Peternakan Kementerian Pertanian dan disebar ke enam pusat kesehatan hewan.

Petugas di masing-masing pusat kesehatan hewan juga langsung melakukan vaksinasi, terutama terhadap sapi pedet (anakan) dan sapi yang baru didatangkan dikandang para peternak.

"Pusat kesehatan hewan juga melakukan pengobatan terhadap sapi-sapi yang sakit dan melakukan sosialisasi kepada para peternak agar tetap menjaga kebersihan kandang, juga tidak panik," kata Junaidi.

Data Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo menyebutkan petugas telah melakukan vaksinasi PMK sebanyak 354.500 dosis, dengan rincian tahun 2022 sebanyak 101.700 dosis, tahun 2023 sebanyak 167.000 dosis, tahun 2024 sebanyak 83.800 dosis.

Adapun pada pekan pertama Januari 2025 sebanyak 1.500 sosis, dan vaksin PMK ini diprioritaskan untuk sapi potong dan sapi perah.

Petugas dari Dinas Peternakan setempat juga melakukan penyemprotan desinfektan di tiga pasar hewan, yakni di Pasar Hewan Asembagus, Besuki, dan Sumberkolak termasuk di kandang sapi peternak.

Para peternak diimbau untuk segera melapor ke petugas kesehatan hewan terdekat bila ada sapi yang sakit, sehingga bisa segera diobati dan terhindar dari kematian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.