Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Potensi Ekonomis Perikanan Air Tawar Purwakarta Tembus Ratusan Miliar

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 17:24 WIB | Oleh:
Potensi Ekonomis Perikanan Air Tawar Purwakarta Tembus Ratusan Miliar Doc: ANTARA/Ali Khumaini
Ket. Ilustrasi - Area keramba jaring apung Waduk Jatiluhur Purwakarta.

PURWAKARTA - Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menyebutkan nilai ekonomis potensi sektor perikanan air tawar di daerah tersebut cukup besar hingga mencapai ratusan miliar per bulan atau mencapai triliunan dalam setahun.

"Sektor perikanan air tawar ini melibatkan banyak pelaku usaha, termasuk ribuan petani ikan. Jadi ini potensi sangat besar, dan harus dioptimalkan," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Purwakarta, Siti Ida Hamidah, di Purwakarta, Jumat.

Ia menyampaikan bahwa besarnya nilai ekonomis sektor perikanan air tawar diperoleh dari tingginya produksi ikan air tawar di Purwakarta.

Seperti pada tahun 2023, produksi ikan air tawar mencapai 108,475 ribu ton, dihasilkan melalui budidaya ikan air tawar keramba jaring apung di waduk Jatiluhur dan Waduk Cirata, budidaya kolam air deras dan kolam air tenang.

Menurut Ida, dari total produksi 108,475 ribu ton, kapasitas produksi terbesar ikan air tawar terbanyak dihasilkan dari kolam jaring apung Waduk Jatiluhur dan Waduk Cirata yang mencapai 106,155 ribu ton.

Sedangkan produksi dari kolam air tenang sebanyak 1.887,50 ton, dan kolam air deras yang mencapai 432,87 ton.

Jenis ikan yang dihasilkan di antaranya ikan nila, ikan mas, bawal, dan ikan patin. Selain itu ada juga ikan gurame.

Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Perikanan Purwakarta, nilai ekonomis dari kapasitas produksi ikan air tawar tahun 2023 itu mencapai Rp1,98 triliun untuk produksi ikan kolam jaring apung. Kemudian dari kolam air tenang Rp39,98 miliar, dan sebesar Rp9,66 miliar kolam arus deras.

Dalam setahun, total nilai ekonomis dari produksi ikan air tawar itu mencapai Rp2,03 triliun atau jika di rata-ratakan per bulan nilainya mencapai Rp169.334.867.500.

Ida mengatakan bahwa besarnya nilai ekonomis dari sektor perikanan air tawar itu menyebar ke banyak pelaku usaha dari banyak daerah yang melakukan perdagangan ikan air tawar.

"Banyak pelaku usaha dan pedagang ikan, mulai dari yang besar hingga kecil banyak yang berburu ikan air tawar dari Purwakarta. Ini karena kualitas ikan kita dinilai sangat baik," kata Ida.

Selama ini, ikan air tawar produk Kabupaten Purwakarta sebaran perdagangannya mencapai hampir semua kota-kota besar di Jawa Barat dan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Termasuk ke Jakarta. (KR-MAK)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.