Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelemahan Rupiah Masih Berlanjut Jelang Akhir Pekan

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 11:18 WIB | Oleh:
Pelemahan Rupiah Masih Berlanjut Jelang Akhir Pekan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA – Pergerakan rupiah masih dipengaruhi sejumlah sentimen mulai dari kecemasan investor terhadap prospek perekonomian Amerika Serikat (AS) di bawah kepemim­pinan Donald Trump hingga rendahnya inflasi nasional pada tahun lalu.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi melihat janji Presiden terpilih AS Donald Trump soal pe­ngenaan tarif tambahan impor barang dari Tiongkok ber­potensi memicu perang dagang antara kedua negara raksa­sa ekonomi dunia. Selain itu, lanjutnya, investor juga cemas dengan sinyal hawkish dari bank sentral AS (The Fed) tahun ini.

Tak hanya itu, investor juga merespons terhadap inflasi nasional pada 2024 sebesar 1,57 persen yang tercatat teren­dah dalam sejarah Indonesia. Kondisi tersebut dilihat seba­gai dampak dari pelemahan daya beli masyarakat.

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah da­lam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (3/1), bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di kisaran 16.180-16.270 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (2/1) sore, ditu­tup melemah 66 poin atau 0,41 persen dari Selasa (31/12) menjadi 16.198 rupiah per dollar AS.

Sebaiknya Anda baca juga:

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan kurs rupiah terhadap dollar AS melemah aki­bat sentimen domestik. “Rupiah melemah oleh sentimen domestik yang masih lemah. inflasi yoy (year on year) Indo­nesia juga kembali turun, mengisyaratkan permintaan yang masih lemah,” ujarnya di Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi tahun­an mencapai sebesar 1,57 persen (yoy) pada Desember 2024. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi No­vember 2024 yang tercatat 1,55 persen, tetapi masih lebih rendah dibandingkan inflasi tahunan Desember 2023 yang mencapai 2,61 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.