Filipina Temukan “Drone” Selam yang Diduga Milik Tiongkok
📅 Jumat, 03 Jan 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Philippine National Police Bicol Region
MANILA - Sebuah kapal selam tanpa awak yang diduga berasal dari Tiongkok ditemukan di perairan lepas pantai Filipina tengah, kata polisi pada Kamis (2/1), seraya memperingatkan mengenai potensi implikasi yang membahayakan bagi keamanan nasional.
“Tiga nelayan Filipina menemukan drone kapal selam itu sehari sebelumnya, sekitar 9 kilometer dari pantai San Pascual di Provinsi Masbate,” kata laporan polisi.
Selama bertahun-tahun, Filipina dan Tiongkok telah berselisih mengenai hak maritim di Laut Tiongkok Selatan (LTS) serta kepemilikan terumbu karang dan pulau-pulau kecil di wilayah perairan sengketa itu.
Tiongkok mengklaim hampir seluruh laut, menepis klaim saingan dari negara lain dan keputusan internasional bahwa pernyataannya tidak memiliki dasar hukum.
“Drone kuning dengan tanda bertuliskan ‘HY-119’ ditemukan mengambang di laut sebelum diserahkan kepada pihak berwenang,” kata direktur polisi daerah Andre Dizon kepada AFP. "Pihak kepolisian telah menyerahkannya kepada Angkatan Laut Filipina pada tanggal 2 Januari," imbuh Dizon.
Sebaiknya Anda baca juga:
Drone selam ini memiliki dimensi panjang sekitar 2 meter dan berbentuk torpedo dengan sirip. Dizon pun menjabarkan bahwa drone selam ini memiliki antena dan kamera yang dapat digunakan untuk mengintai.
“Berdasarkan penelitian sumber terbuka kami di internet, (drone selam) HY-119 merujuk pada sistem navigasi dan komunikasi bawah air Tiongkok, yang bisa digunakan untuk misi pemantauan dan pengintaian,” imbuh Dizon.
Dizon pun mengatakan bahwa drone selam tidak bersenjata, tetapi laporan polisi menyebutkan bahwa wahana tak berawak ini memiliki potensi implikasi bagi keamanan nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyelidikan
Hingga berita ini ditulis pada Kamis malam, pihak Kedutaan Besar Tiongkok di Manila, belum mengeluarkan pernyataan apapun. Namun pihak Angkatan Bersenjata Filipina pada Kamis telah mengkonfirmasi penyerahan drone selam yang dioperasikan dari jarak jauh ini.
“Penemuan drone selam yang diduga milik Tiongkok ini menegaskan pentingnya kerja sama dengan nelayan setempat dan pemangku kepentingan maritim dalam mengawasi perairan Filipina," kata kepala Kantor Urusan Publik Angkatan Bersenjata Filipina, Kolonel Xerxes Trinidad.
“Angkatan Bersenjata Filipina berkomitmen penuh untuk memastikan keselamatan dan keamanan wilayah maritim kita, dengan semua sumber daya yang diperlukan dikerahkan untuk menangani situasi serupa dan lainnya dengan ketekunan yang maksimal,” imbuh dia seraya mengatakan bahwa pihak Angkatan Laut Filipina sedang melakukan penyelidikan untuk menentukan asal dan tujuan drone tersebut.
Dalam pernyataan pers terkait penemuan drone selam ini, anggota DPR Surigao Del Norte, Robert Ace Barbers, mengatakan bahwa penemuan drone bawah air tersebut berarti bukan tidak mungkin Tiongkok telah lama mengumpulkan intelijen dan informasi di perairan Filipina.
Barbers juga mengajukan usulan pembangunan fasilitas angkatan laut di Surigao del Norte dan membukanya untuk akses pasukan Amerika Serikat melalui Perjanjian Kerja Sama Pertahanan yang Ditingkatkan. AFP/ABS-CBN/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!