Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peneliti Ungkap Bahwa Sifilis Berasal dari Benua Amerika

📅 Kamis, 02 Jan 2025, 06:10 WIB | Oleh:
Peneliti Ungkap Bahwa Sifilis Berasal dari Benua Amerika Doc: Rodrigo Nores

Hasil penelitian menunjukkan mikroba sifilis telah beredar di Amerika ribuan tahun sebelum terjadi kontak dengan orang-orang Eropa. Namun dari bukti DNA purba dari lesi tulang menunjukkan penyakit ini sebelumnya tidak menular secara seksual.

Asal-usul sifilis merupakan salah satu misteri epidemiologi yang paling abadi. Catatan sejarah pertama berasal dari tahun 1494, ketika wabah penyakit menular seksual yang merusak tubuh ini melanda Eropa. Ini terjadi setelah Christopher Columbus tiba di Amerika pada 12 Oktober 1492, dan kembali ke Eropa lalu kembali pada 1493, 1498, dan 1502.

Namun para ilmuwan terus berdebat selama berabad-abad mengenai apakah sifilis merupakan impor dari Amerika atau sudah beredar di Eropa sebelum Columbus kembali dari pelayaran pertamanya ke wilayah laut Karibia.

1735746837_eebb58133c38b1814b08.jpg

Foto : afp/ JOEL SAGET

Sekarang, bukti baru dapat membantu menutup misteri tersebut. Dalam sebuah makalah yang diterbitkan di Nature pekan lalu, para peneliti menggunakan DNA purba untuk menunjukkan bahwa wabah tersebut mungkin berasal dari Amerika.

Penyakit ini bergerak ribuan kilometer hanya dalam beberapa tahun dengan bantuan kapal-kapal Columbus yang kembali. Namun, penyakit tersebut kemungkinan belum berevolusi menjadi bentuk yang ditularkan secara seksual hingga saat kontak.

“Ini adalah makalah yang elegan,” kata paleopatologis Universitas Negeri Mississippi, Molly Zuckerman, yang tidak menjadi bagian dari tim peneliti. “Penulis melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk mendapatkan kepastian yang hanya dapat diberikan oleh pekerjaan genomik kuno mengenai asal usul dan kemunculannya,” imbuh dia seperti dikutip dari laman science.org.

Baru-baru ini pada tahun 2020, para ahli genetika berpendapat bahwa DNA yang ditemukan dalam kerangka orang Eropa dari awal tahun 1500-an menunjukkan bahwa bakteri penyebab sifilis telah ada di Eropa selama ini. “Orang-orang menjadi sangat bersemangat tentang asal usul sifilis,” kata Zuckerman.

Sejak awal wabah di Eropa, sifat sifilis yang ditularkan secara seksual dan gejala fisik yang jelas membuatnya memiliki reputasi yang sangat negatif. Kasus pertama yang diduga di Eropa terjadi pada tahun 1494, ketika Raja Prancis Charles VIII menyerbu Italia dengan memimpin pasukan tentara bayaran dari seluruh benua.

Catatan sejarah melaporkan penyakit baru yang melanda kamp-kamp tentara yang penuh sesak, membuat ribuan tentara cacat dan lemah.  Ketika perang berakhir pada tahun 1495, para tentara bayaran pulang ke rumah, membawa serta infeksi menular seksual tersebut.

Pada tahun 1500, kasus sifilis yang ditandai dengan luka kulit di wajah dan alat kelamin yang membuat orang yang terinfeksi merasa terstigma dilaporkan di seluruh Eropa. “Penyebarannya sangat cepat dan amat menghancurkan,” kata ahli arkeogenetika Universitas Basel, Kerttu Majander, yang tidak terlibat dalam penelitian baru tersebut.

Mereka yang menderita biasanya ingin menyalahkan negara-negara pesaing. Orang Inggris menyebutnya cacar Prancis, dokter Polandia menyebutnya penyakit Jerman.

Pada tahun 1530, orang Eropa berspekulasi bahwa penyakit itu mungkin diimpor dari Amerika. Mereka mengaitkan penyebarannya yang ditularkan secara seksual dengan gagasan yang tidak akurat dan rasis tentang gaya hidup penduduk asli yang cabul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

13 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.