Presiden Prabowo: Kita Harus Berani Hadapi Mereka yang Pilih Jalan Tidak Benar
📅 Minggu, 29 Des 2024, 04:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden
Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya keberanian dalam menghadapi individu yang memilih jalan tidak benar seperti menipu rakyat, melakukan korupsi, penyelundupan, manipulasi, atau menghindari kewajiban membayar pajak.
"Bahwa kita harus berani menghadapi mereka yang memilih jalan di atas jalan yang tidak benar, jalan menipu rakyat, jalan korupsi, jalan nyelundup, jalan manipulasi, dan jalan tidak mau bayar pajak," ujar Prabowo dalam sambutannya pada Puncak Perayaan Natal Nasional 2024 di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Sabtu.
Menurut Presiden, tindakan semacam itu mencerminkan keserakahan meski Tuhan Yang Mahakuasa telah memberi berbagai fasilitas dan kebaikan kepada mereka.
Presiden mengatakan bahwa hal itu merupakan tantangan bersama. Kendati demikian, Prabowo optimistis dapat mengatasi tantangan tersebut meski tidak bisa secara instan.
"Presiden Republik Indonesia tidak punya tongkat semacam tongkat Nabi Musa, tidak punya. Tidak punya tongkat Nabi Sulaiman, tidak punya. Akan tetapi, percayalah kalau kita beriktikad baik, kalau kita bertekad untuk berbuat baik kita yakin kita akan berhasil, kita yakin Yang Mahakuasa bersama kita," ujar Prabowo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga mengapresiasi kinerja Kabinet Merah Putih, yang selama 2 bulan awal pemerintahannya, telah menunjukkan hasil yang relatif cukup baik.
Meskipun ada pihak-pihak yang mencoba menyebarkan narasi negatif, Prabowo mengatakan bahwa rakyat pada akhirnya dapat memahami siapa yang bertindak benar dan siapa yang tidak.
"Saya terus terang saja saya bangga dengan tim yang membantu saya. Di awal-awal mereka waswas bekerja untuk Prabowo Subianto. Katanya orangnya galak. Kalau enggak benar, ya galak. Kalau mau merampok dari rakyat, ya galak," ucap Prabowo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden melanjutkan, "Kita lumayan, kita tadi 2 bulan 8 hari saya lihat lumayan, ada di sana-sini yang goreng-goreng ya itu sudahlah, sudah biasa kita ya 'kan. Rakyat mengerti siapa yang benar, siapa yang ngarang, rakyat mengerti, betul."
Tema perayaan Natal Nasional 2024 adalah Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem, yang menyoroti Betlehem sebagai simbol harapan, keadilan, dan kesejahteraan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!