Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tumbuh Positif, VIVA Terus Perkuat Lini Bisnis Digital

6 Rabu, 25 Des 2024, 21:58 WIB | Oleh:
Tumbuh Positif, VIVA Terus Perkuat Lini Bisnis Digital Tumbuh Positif, VIVA Terus Perkuat Lini Bisnis Digital Doc: istimewa
Ket. RUPST PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) dan PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA),

JAKARTA- PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) dan PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA), pada Senin (23/12) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pasca penyelesaian proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Direktur MDIA, Arhya Winastu Satyagraha pada Public Expose VIVA dan MDIA di Bakrie Tower Jakarta, Senin (23/12) mengatakan setelah merampungkan proses PKPU pada awal November lalu, struktur permodalan Perseroan menjadi jauh lebih baik untuk mendukung upaya-upaya strategis pengembangan bisnis ke depan. 

“Di era disrupsi digital,kami akan fokus pada konsolidasi bisnis FTA (free to air) dan penguatan bisnis digital untuk dapat menjawab dan melayani perubahan pola masyarakat dalam mengomsumsi konten, dari product centric menjadi consumer centric,” ungkap Arhya.

Pertumbuhan penetrasi internet menjadikan media digital semakin menarik bagi pengiklan yang ditandai dengan peningkatan pertumbuhan belanja iklan digital. VIVA Group melalui tvOne, ANTV, dan One Media Digital (OMD) yang menaungi viva.co.id, tvonenews.com dan digital arms VIVA lainnya, terus memperkuat bisnis digitalnya yang ditargetkan menjadi sumber pemasukan tambahan di samping bisnis penyiaran. 

Aset digital VIVA Group menunjukkan pertumbuhan signifikan di tahun 2024 dari sisi jumlah pageviews dibanding tahun 2023. Memanfaatkan kekuatan brand tvOne, tvonenews.com mencatatkan lonjakan pageviews hingga 166 persen dengan total pageviews 1,2 miliar dari sebelumnya 458 juta pageviews, dengan rata-rata 111 juta pageviews per bulan. 

Penopang Utama

Untuk memperluas distribusi konten dan viewers-nya, tvOne juga mengoptimalkan channel YouTube tvonenews yang saat ini telah mencapai 14,7 juta subscriber, dan menempati peringkat kedua di jajaran kanal Youtube berita.

Sementara lini bisnis digital ANTV --jagodangdut.com, intipseleb.com, dan antvklik.com-- konsisten pada genre hiburan dan menyasar viewers muda. Channel YouTube ANTVofficial mencapai 5 juta subscriber, dan intipseleb 2 juta subsriber. Keduanya menayangkan digital exclusive content dan cuplikan tayangan-tayangan program ANTV. 

Meskipun demikian, bisnis penyiaran TV FTA masih tetap menjadi penopang utama pendapatan Perseroan. Langkah-langkah strategis, antara lain memutakhirkan infrastruktur penyiaran digital dan memperkuat daya pancar siaran, serta menyajikan konten yang berkualitas dan beragam, yang terbukti berhasil menopang peningkatan pangsa pemirsa ANTV dan tvOne.

TV share dan revenue tvOne bertumbuh di tahun politik dengan agenda nasional Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Liputan-liputan Pemilu dan Pilkada tvOne, termasuk program live Debat Capres dan Cawapres, meraih TV share tertinggi di industri.

Program talkshow Catatan Demokrasi dan program berita Apa Kabar Indonesia yang kerap menyuarakan kepentingan publik dan mengangkat isu sosial-politik nasional juga mencatatkan performa terbaik di tahun 2024. Sebagai TV Berita Nomor 1, tvOne terus berupaya menjadi yang terdepan dalam inovasi menciptakan terobosan di industri pertelevisian Indonesia dengan memanfaatkan dan beradaptasi dengan teknologi informasi terkini, termasuk penggunaan Artificial Intelligent (AI) untuk memproses informasi secara cepat dan akurat, serta mengembangkan news caster AI.

TV share ANTV juga mengalami trend kenaikan seiring dengan perubahan strategi programming yang sustainable sejak kuartal kedua 2024 dan diharapkan akan terus tumbuh hingga tahun depan. ANTV terus melanjutkan proses transformasi organisasi dan pengembangan talent sejalan dengan tantangan baru di dunia bisnis media hiburan melalui pengembangan ekosistem digital, baik atas program-program barunya maupun dengan memanfaatkan intellectual property (IP) atas inventory konten-konten lama yang ternyata masih diminati masyarakat, dan memastikan konten-konten tersebut dapat dinikmati di berbagai platform.

ANTV juga melanjutkan proses efisiensi untuk memastikan pertumbuhan profit yang sehat di tengah disrupsi industri media. 

Pada kuartal III 2024 , VIVA membukukan total pendapatan iklan 860,3 miliar rupiah, turun 5,1 persen dari tahun sebelumnya 906,4 miliar rupiah. Sedangkan MDIA membukukan pendapatan 483,5 miliar rupiah, atau turun 21,4 persen dari sebelumnya 615,4 miliar rupiah.

Dari sisi biaya operasional, Perseroan tetap mengedepankan strategi efisiensi sehingga beban usaha dapat diturunkan 26,3 persen dari sebelumnya 1,15 triliun menjadi 844,0 miliar rupiah, dan berhasil mencatatkan EBITDA sebesar 97,1 miliar rupiah. MDIA juga berhasil menekan beban usaha 36,3 persen dari sebelumnya 711,6 miliar rupiah menjadi 453,5 miliar rupiah, dan mencatatkan EBITDA 65,1 miliar rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Mark Lee Rilis Single Terbaru “Happiest”

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Mark Lee Rilis Single Terba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.