Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati Hati, Ada Puluhan Titik Rawan Bencana dan Kecelakaan di Jateng

📅 Minggu, 22 Des 2024, 12:42 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hati Hati, Ada Puluhan Titik Rawan Bencana dan Kecelakaan di Jateng Doc: Kementerian Pekerjaan Umum
Ket. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti di sela-sela kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, meninjau salah satu posko yang disiapkan Kementerian PU

JAKARTA -Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengidentifikasi puluhan lokasi rawan bencana di Jawa Tengah. Petugas Posko diingatkan untuk selalu siap menghadapi keadaan darurat yang dialami pengguna jalan selama liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Penegasan itu diucapkan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti di sela-sela kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, meninjau salah satu posko yang disiapkan Kementerian PU dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, yaitu Posko Nataru PPK 3.5 di ruas jalan Palur-Bts Kota Sragen pada Sabtu (21/12).

"Petugas posko harus selalu siap siaga berjaga dan pastikan kelengkapan logistik yang diperlukan untuk melayani pengguna jalan selama Nataru sudah terpenuhi, terutama untuk menghadapi keadaan darurat yang berpotensi terjadi," kata Diana.

Berdasarkan data Balai Besar Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah - D.I Yogyakarta, total panjang jalan nasional di Jawa Tengah yaitu 1.580,95 km dengan rata-rata kemantapan sekitar 96,72%. Seluruh ruas telah siap dan layak untuk dilewati masyarakat selama Nataru 2024/2025. 

"Di Jawa Tengah sendiri kami telah menyiapkan 19 posko Nataru yang telah dilengkapi petugas piket, alat K3 dan APD, tempat istirahat, meja kursi, papan informasi jalan Nataru, toilet, dan mushola," kata Kepala BBPJN Jawa Tengah - D.I Yogyakarta Khusairi. 

Kementerian PU juga telah mengidentifikasi 36 titik lokasi rawan bencana, 23 titik lokasi rawan kecelakaan, dan 43 titik lokasi rawan kemacetan di Jawa Tengah. 

"Sebagai langkah antisipasi kondisi darurat, telah disiapkan sejumlah peralatan disaster relief unit seperti wheel loader, tractor truck, dump truck, dan excavator. Material untuk penanganan darurat seperti bronjong, sand bag, TCM, jembatan bailey dan sheet pile juga sudah disiapkan," ujarnya. Turut hadir Kepala Badan Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah Kuswara. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.