Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Setujui Ekspor Chip AI Canggih

📅 Minggu, 15 Des 2024, 10:15 WIB | Oleh:
AS Setujui Ekspor Chip AI Canggih Doc: Passionate in Marketing

Amerika Serikat baru-baru ini menyetujui ekspor chip kecerdasan buatan (AI) canggih ke fasilitas yang dioperasikan oleh Microsoft di Uni Emirat Arab (UEA). 

Dilansir dari Reuters, persetujuan ini menjadi bagian dari kemitraan strategis yang menarik perhatian, terutama antara Microsoft dan perusahaan AI terkemuka asal UEA, G42. Dilaporkan oleh Reuters pada Sabtu (7/12), keputusan ini muncul setelah diskusi intensif dengan sejumlah pihak yang memahami perjanjian tersebut.

Kesepakatan ini menggarisbawahi investasi besar Microsoft senilai 1,5 miliar dolar AS di G42 pada awal tahun 2024. Investasi tersebut memberikan Microsoft saham minoritas di G42 serta kursi di dewan direksi perusahaan. G42, sebagai bagian dari kerjasama ini, berencana memanfaatkan layanan cloud milik Microsoft untuk menjalankan aplikasi AI-nya.

Namun, langkah ini memicu kekhawatiran di kalangan anggota parlemen AS, yang mempertanyakan potensi alih teknologi canggih AI ke negara-negara lain, khususnya Tiongkok. Anggota parlemen meminta evaluasi mendalam atas hubungan G42 dengan Partai Komunis China, militer, serta pemerintah Tiongkok sebelum kerja sama tersebut dapat dilanjutkan lebih jauh.

Kementerian Perdagangan AS, yang memberikan persetujuan atas ekspor chip ini, belum memberikan pernyataan resmi. Microsoft dan G42 juga memilih untuk tidak berkomentar lebih lanjut.

G42 sendiri adalah perusahaan teknologi AI yang berbasis di Abu Dhabi dengan koneksi kuat ke berbagai pihak berpengaruh. Perusahaan ini didukung oleh Mubadala Investment Company, dana kekayaan negara UEA, keluarga penguasa UEA, serta Silver Lake, firma ekuitas swasta asal AS. Perusahaan ini dipimpin oleh Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, penasihat keamanan nasional UEA sekaligus saudara dari Presiden UEA, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

Langkah ini semakin menyoroti persaingan global dalam pengembangan dan penguasaan teknologi AI. Uni Emirat Arab, yang telah lama berinvestasi besar dalam teknologi dan inovasi, kini berambisi menjadi pemimpin global dalam AI. Kemitraan strategis dengan Microsoft menjadi langkah besar menuju ambisi tersebut.

Namun, hubungan antara G42 dan pihak-pihak di Tiongkok menambah dimensi kompleks pada kemitraan ini. Sejumlah laporan sebelumnya menyebutkan adanya kerja sama G42 dengan perusahaan teknologi China dalam berbagai proyek, meski sifat kerja sama ini belum sepenuhnya jelas. Hal ini mendorong desakan anggota parlemen AS untuk memastikan bahwa teknologi canggih AS tidak disalahgunakan atau jatuh ke tangan pihak yang dianggap sebagai pesaing strategis.

Kemitraan Microsoft dan G42 menunjukkan bahwa teknologi AI tidak hanya menjadi alat inovasi tetapi juga instrumen geopolitik. Persetujuan AS terhadap ekspor chip AI ini mungkin menjadi langkah signifikan dalam diplomasi teknologi, namun dampaknya terhadap stabilitas keamanan global masih menjadi perdebatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.