Trump Mengundang Xi Jinping untuk Menghadiri Pelantikannya
📅 Kamis, 12 Des 2024, 19:43 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
WASHINGTON - CBS (Columbia Broadcasting System) News, pada hari Rabu (11/12) melaporkan, Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump telah mengundang Presiden Tiongkok, Xi Jinping, untuk menghadiri pelantikannya pada bulan Januari.
Dikutip dari The Straits Times, beberapa sumber menyebutkan, undangan untuk pelantikan pada tanggal 20 Januari di Washington telah disampaikan pada awal November, tak lama setelah pemilihan presiden pada tanggal 5 November, dan tidak jelas apakah undangan tersebut diterima.
Kedutaan Besar Tiongkok di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar. Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan NBC News yang dilakukan pada 6 Desember ia "sangat akrab" dengan Xi dan mereka berkomunikasi baru-baru ini minggu ini.
Trump telah menunjuk sejumlah tokoh garis keras terkait Tiongkok untuk menduduki jabatan penting dalam pemerintahannya yang akan datang, termasuk Senator Marco Rubio sebagai menteri luar negeri.
Trump mengatakan akan mengenakan tarif impor tambahan sebesar 10 persen pada barang-barang Tiongkok kecuali Beijing berbuat lebih banyak untuk menghentikan perdagangan narkotika fentanil yang sangat adiktif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga mengancam mengenakan tarif lebih dari 60 persen terhadap barang-barang Tiongkok saat berkampanye.
Pada akhir November, media pemerintah Tiongkok memperingatkan Trump bahwa janjinya untuk mengenakan tarif tambahan pada barang-barang Tiongkok terkait aliran fentanil dapat menyeret dua ekonomi teratas dunia itu ke dalam perang tarif yang saling merusak.
Secara terpisah, Duta Besar Tiongkok untuk AS, Xie Feng membacakan surat dari Xi pada acara gala Dewan Bisnis AS-Tiongkok di Washington, yang mana pemimpin Tiongkok tersebut mengatakan Beijing siap untuk tetap berkomunikasi dengan AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kita harus memilih dialog daripada konfrontasi dan kerja sama yang saling menguntungkan daripada permainan yang hanya menguntungkan satu pihak,” kata Xi dalam surat tersebut.
Xie menambahkan bahwa kedua negara seharusnya tidak memisahkan rantai pasokan.
Namun, Duta Besar AS di Beijing, Nicholas Burns, mengatakan dalam pidato video yang direkam sebelumnya bahwa Tiongkok terkadang mencoba untuk “mempermanis” hubungan yang menantang dan kompetitif.
"Tidak ada pembicaraan yang menyenangkan yang dapat mengaburkan perbedaan-perbedaan kita yang mendalam," kata Burns.
Sementara itu, Trump dilaporkan akan membunyikan bel pembukaan Bursa Efek New York pada 12 Desember, hari yang sama saat ia diharapkan dinobatkan sebagai Tokoh Tahun Ini oleh majalah Time, menurut dua orang yang mengetahui pemilihan dan rencana tersebut.
Presiden terpilih dari Partai Republik ini membangun kekayaannya sebagai investor real estate di New York sebelum terjun ke dunia politik. Selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden AS, ia mengukur keberhasilannya sebagian dari kekuatan pasar saham, yang sejauh ini menyambut baik terpilihnya kembali dirinya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!