Tim SAR Karimun Evakuasi 3 dari 4 Korban Speedboat Tenggelam akibat Gelombang Tinggi
📅 Kamis, 12 Des 2024, 21:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-SAR Tanjungpinang
Batam - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Kamis, telah mengevakuasi tiga dari empat korban tenggelamnya kapal speed boat di Perairan Moro akibat gelombang tinggi.
Petugas SAR Kabupaten Karimun Edy dikonfirmasi ANTARA di Batam, Kamis, mengatakan peristiwa speed boat tenggelam terjadi Senin (9/12) pagi pukul 07.00 WIB.
“Korban ada enam orang, dua korban selamat ditemukan pada hari kejadian, satu korban ditemukan meninggal dunia,” kata Kasi Operasi Kantor SAR Tanjungpinang Ahmad Efendi.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak hari pertama kapal dilaporkan tenggelam, pada operasi pencarian hari kedua Selasa (10/12), tiga korban yang dilaporkan tenggelam belum ditemukan.
Kemudian operasi pencarian hari ketiga Rabu (11/12) ditemukan satu korban meninggal dunia, sehingga total dua korban meninggal dunia telah dievakuasi. Dua korban lainnya masih dalam pencarian.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Hari keempat pencarian tadi pagi ditemukan satu orang korban lagi. Satu korban lainnya masih dalam pencarian,” katanya.
Rencananya operasi pencarian dan pertolongan masih dilanjutkan pada hari kelima Jumat (13/12) dengan jangkauan pencarian diperluas radius 48 NM.
Adapun kapal speed boat yang tenggelam merupakan kapal milik perusahaan PT Jeni Prima Sukses (JPS) yang membawa enam orang karyawannya, berangkat dari Desa Bulah Patah, Kecamatan Sugie Besar menuju Kecamatan Moro untuk membawa alat-alat mesin guna dibubut di Bengkel Karya Sari, Kecamatan Moro.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keenam karyawan perusahaan tersebut menaiki kapal boat viber sepanjang 19 kaki dengan mesin berkekuatan 40 PK.
Pada hari kejadian, cuaca dalam kondisi baik, setelah menempuh perjalanan sekitar 40 menit di Kecamatan Sugie Besar cuaca langsung berubah angin ribut dan gelombang laut sehingga speed boat dihantam gelombang dan tenggelam.
Korban selama dua orang bernama Sunardi (28) dan Samsur (40). Korban meninggal dunia hari pertama ditemukan bernama Indra (40) serta Dan (20).
Selanjutnya korban Yat (50) ditemukan pada hari keempat pencarian Kamis (12/12) dalam kondisi meninggal dunia. Satu korban dalam pencarian atas nama Mike (30) asal Bangka.
Pencarian korban speed boat tenggelam ini melibatkan SAR Tanjungpinang 9 personel, Pos SAR Tanjung Balai Karimun 5 orang, PLP TUB 10 orang, KSOP TBK 8 orang, Polair Polda Kepri 5 orang, Polair Tanjung Balai Karimun 4 orang, Polsek Moro enam orang, Babinsa Moro 3 orang, Pos AL Moro Lanal Tanjung Balai Karimun 2 orang, Baharkam 20 orang, karyawan PT Jenni Prima Sukses 10 orang, dan nelayan setempat 30 orang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!