Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kompolnas: Masih Ada Oknum Minta Uang dalam Rekrutmen Polisi

📅 Senin, 09 Des 2024, 13:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kompolnas: Masih Ada Oknum Minta Uang dalam Rekrutmen Polisi Doc: antara
Ket. Asisten Kapolri bidang SDM (A SDM) Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengecek pelaksaaan rekrutmen calon Akpol tahun anggaran 2024 di Jakarta, Rabu (10/7/2024)

JAKARTA – Masih saja ada oknum yang menyalahgunakan wewenang terkait rekrutmen dan seleksi calon anggota Polri. 

“Terkait rekrutmen dan seleksi calon anggota Polri, masih ada oknum yang mengatasnamakan pejabat berwenang minta imbalan berupa uang untuk bisa meluluskan seseorang yang akan mengikuti rekrutmen dan seleksi calon Bhayangkara,” kata Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Yusuf Warsyim, Senin.

Yusuf juga menyebutkan sejauh ini Polri telah sangat sungguh-sungguh dalam rekrutmen dan seleksi calon anggota Polri. Mereka mulai dari Tamtama, Bintara, hingga Perwira dilakukan dengan sistem yang Bersih Antikorupsi.

Ada "Betah” berarti bersih, transparan, akuntabel dan humanis. Kompolnas sangat mendukung ini. Konsep Betah tersebut menjadi pedoman pengawasan fungsional terhadap kinerja dan integritas anggota serta pejabat Polri dalam melakukan rekrutmen.

Yusuf menyebut, rekrutmen dan seleksi calon anggota Polri sangat strategis guna mendapat anggota Polri yang unggul dan berintegritas.

Maka, dalam rangka Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024, Yusuf berharap, konsep Betah menjadi model panutan dalam mewujudkan kinerja dan integritas anggota Polri agar semakin dipercaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.