Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia Luncurkan Tender Energi Terbarukan 6 GW

📅 Senin, 09 Des 2024, 18:00 WIB | Oleh:
Australia Luncurkan Tender Energi Terbarukan 6 GW Doc: Istimewa

Pemerintah Federal Australia telah meluncurkan tender terbaru dalam inisiatif Skema Investasi Kapasitas (CIS), dengan ringkasan pasar yang telah dirilis dan pendaftaran telah dibuka untuk National Electricity Market (NEM) - Generation Tender 4. Tender ini mencari target indikatif sebesar 6 GW pembangkit energi terbarukan di seluruh NEM sebagai bagian dari kebijakan CIS yang lebih luas dari pemerintah federal.

Dilansir dari PV Magazine, tender ini mencari 32 GW pembangkit tambahan dan kapasitas yang dapat disalurkan pada tahun 2030 untuk mendukung transisi energi bersih di negara ini.  Hal ini menjadikan total kapasitas yang berada di bawah kontrak atau yang akan dipasarkan menjadi 18 GW.

New South Wales akan dialokasikan 2,2 GW dari kapasitas yang dicari dalam Tender CIS 4, dengan Victoria akan mendapatkan 1,4 GW. Australia Selatan dan Tasmania telah mendapatkan alokasi 300 MW, sementara sisa kapasitas sebesar 1,8 GW masih belum dialokasikan, dan proyek-proyek yang memenuhi syarat dari seluruh yurisdiksi NEM dapat mengajukan penawaran untuk porsi ini.

Penawaran proyek diperkirakan akan dibuka pada 13 Desember, dengan penawaran tahap pertama dijadwalkan akan ditutup pada 18 Februari 2025. Diharapkan proyek-proyek yang terpilih akan diundang untuk mengajukan penawaran keuangan pada bulan Mei, dengan pengumuman proyek-proyek yang berhasil kemungkinan besar pada bulan Oktober.

Proyek-proyek yang berhasil akan ditawarkan perjanjian pendapatan jangka panjang, di mana pemerintah federal secara efektif menjamin proyek dengan dasar dan batas atas pendapatan yang telah disepakati. Di bawah kontrak lelang selisih, jika pendapatan yang diperoleh oleh sebuah proyek melebihi pagu pendapatan bersih, pemilik proyek akan membayar kepada Persemakmuran sebesar persentase pendapatan yang telah disepakati. Jika pendapatan jatuh di bawah jumlah yang ditetapkan, Persemakmuran akan membayar pemrakarsa dalam jumlah tertentu.

Rezim CIS diharapkan dapat menghasilkan kapasitas sebesar 32 GW, termasuk 23 GW pembangkit energi terbarukan dan 9 GW penyimpanan yang dapat disalurkan (dispatchable storage), yang mendukung target pemerintah untuk mencapai 82% energi terbarukan pada tahun 2030 dan menggantikan pembangkit listrik batu bara yang sudah tua.

Tender kompetitif diantisipasi akan dilakukan setiap enam bulan untuk NEM dan kira-kira setiap 12 bulan di Pasar Listrik Grosir Australia Barat (Western Australian Wholesale Electricity Market, WEM) hingga akhir 2026.

Tender nasional yang pertama, yang juga mencari 6 GW proyek tenaga surya dan angin baru, menarik lebih dari 40 GW proyek energi terbarukan. Pemenang tender diharapkan akan diumumkan bulan depan dengan proyek-proyek yang tidak berhasil dalam Tender CIS 1 dapat berpartisipasi dalam Tender CIS 4. Proyek-proyek yang berhasil dalam CIS Tender 2, yang mencari 500 MW / 2.000 MWh kapasitas yang dapat disalurkan untuk WEM, diharapkan akan diumumkan pada bulan Maret 2025.

Tender 3 dibuka awal bulan ini, mencari 4 GW kapasitas yang dapat disalurkan setara dengan empat jam, untuk NEM. Penawaran tahap pertama diperkirakan akan ditutup pada bulan Februari dengan proyek-proyek yang berhasil akan diumumkan pada akhir tahun 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.