Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panduan dari IDI Sukoharjo untuk Atasi Campak

📅 Jumat, 06 Des 2024, 16:25 WIB | Oleh:
 Panduan dari IDI Sukoharjo untuk Atasi Campak Doc: Marina Demidiuk dari iStockphoto

Campak, penyakit infeksi virus yang sangat menular, masih menjadi perhatian utama di Indonesia, terutama di kalangan anak-anak. Anak-anak di bawah usia lima tahun, yang belum mendapatkan imunisasi, menjadi kelompok paling rentan terhadap serangan penyakit ini.

Menanggapi isu kesehatan ini, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sukoharjo, idikabsukoharjo yang diketuai oleh dr. Agus Prihatmo Wisnu W, MKes, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayahnya terutama tentang infeksi virus Campak. 

Apa saja gejala dari penyakit campak?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Sukoharjo menjelaskan penyakit campak ditandai dengan beberapa gejala yang muncul setelah terpapar virus. Gejala ini umumnya muncul dalam waktu 10 hingga 14 hari setelah infeksi. Berikut adalah gejala seseorang menderita penyakit campak meliputi:

1. Demam tinggi serta batuk kering

Penderita penyakit campak biasanya mengalami demam tinggi. Demam biasanya menjadi gejala pertama yang muncul dan dapat mencapai 39-40°C. Selain itu, demam disertai dengan batuk kering. Rasa tidak enak pada tenggorokan dan batuk juga menjadi gejala awal pada campak.

2. Hidung tersumbat dan pilek

Faktor lainnya yang dapat terjadi pada penderita campak adalah hidung tersumbat dan pilek. Gejala seperti hidung menjadi beringus juga umum terjadi pada anak-anak hingga orang dewasa.

3. Terdapat bintik koplik dan mudah lelah

Penderita campak memiliki ciri-ciri seperti bintik-bintik kecil berwarna putih dengan pusat biru-putih di dalam mulut, biasanya muncul sebelum ruam. Selain itu, penderita penyakit campak sering merasa sangat lelah dan lemas.

4. Terdapat ruam kulit

Gejala terakhir adalah ruam campak mulai muncul 3 hingga 5 hari setelah gejala awal, dimulai dari wajah dan leher, kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Ruam ini awalnya berupa bintik merah kecil yang dapat menyatu menjadi bercak yang lebih besar.

Apa saja obat yang tepat untuk mengobati penyakit campak?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Sukoharjo memberikan beberapa rekomendasi obat untuk penderita penyakit ini. Campak dapat berdampak buruk apabila terus dibiarkan. Obat yang direkomendasikan meliputi:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.